Dalam 1 Semester Tahun 2021 Realisasi Penerimaan Pajak KPP Pratama Timika Capai 43,62 Persen

Bagikan Bagikan

Kepala KPP Pratama Timika, Ambar Ari Mulyo (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Selama satu semester di tahun 2021, dari 103.030 wajib pajak, realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Timika sampai dengan bulan Juni 2021 menyentuh angka Rp 1,593 triliun atau baru mencapai 43,62 Persen dari target.

Kepala KPP Pratama Timika, Ambar Ari Mulyo dalam rilisnya yang diterima Salam Papua menyebut angka tersebut tumbuh sebesar 1,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 yaitu sebesar Rp 1,570 triliun.

Sementara itu target penerimaan pajak yang harus dikumpulkan tahun ini sebesar Rp 3,653 triliun atau naik sebesar Rp 481,39 miliar dari realisasi penerimaan pajak tahun 2020.

Sektor Pertambangan-Penggalian dan Konstruksi masih menjadi kontributor penerimaan pajak terbesar dan kedua sektor ini tumbuh masing-masing sebesar 1,4% dan 12,8%.

"Bukan suatu perkara yang mudah untuk mencapai target dengan sisa waktu yang ada, ini perlu suatu perencanaan yang matang agar program yang akan dilaksanakan tepat sasaran," terangnya.

Dia mengatakan, KPP Pratama Timika mengupayakan beberapa hal untuk mencapai target penerimaan sampai dengan akhir tahun nanti, di antaranya adalah peningkatan penguasaan wilayah oleh petugas pajak dan perluasan basis wajib pajak sebagai implementasi perubahan struktur organisasi pada KPP yang dimulai pada tanggal 24 Mei 2021 sesuai PMK-184/PMK.01/2020 dimana terdapat penambahan seksi pengawasan yang semula 3 seksi menjadi 6 seksi yang terdiri dari 1 seksi Pengawasan Wajib Pajak Strategis dan 5 seksi Pengawasan Kewilayahan.

Selain itu KPP Pratama Timika juga akan memprioritaskan pengawasan terhadap sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan serta meningkatkan potensi lokal melalui kerjasama antar instansi (ILAP).

"Peran serta masyarakat sangatlah berarti bagi tercapainya target penerimaan KPP Pratama Timika. Masyarakat khususnya yang telah menjadi Wajib Pajak diharapkan untuk taat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, salah satunya adalah melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi maupun Badan. Sampai dengan Juni 2021 total SPT yang masuk sebanyak 18.364 pelaporan dari target sebanyak 25.766 pelaporan. Artinya realisasi pelaporan masih berada pada kisaran 71,27% atau masih dibutuhkan penyampaian 7.402 SPT Tahunan dari para Wajib Pajak," ujarnya.

Dia menambahkan, bersama dengan empat wilayah Kabupaten yaitu Mimika, Paniai, Deiyai dan Intan Jaya, secara berkelanjutan KPP Pratama Timika senantiasa terus memaksimalkan potensi perpajakan. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar