Dari 3.675 Hanya 2.800 Honorer yang Diusulkan Kembali, Sekda Mimika: Pengangguran Pasti Ada!

Bagikan Bagikan

Ilustrasi tenaga honorer Pemkab. Mimika (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) – Dari 3.675 tenaga honorer di jajaran Pemkab Mimika yang dirumahkan berdasarkan SK Bupati beberapa waktu lalu, hanya 2.800 honorer yang akan diusulkan kembali melalui penandatanganan kontrak baru.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael R. Gomar, Rabu (14/7/2021). Dia mengatakan, jumlah 2.800 tenaga honorer tersebut kemungkinan masih akan terus berkurang.

“Data tenaga honorer kita sebanyak 3.675 orang. Setelah pimpinan OPD melakukan asesmen sesuai dengan kebutuhan organisasi turun menjadi 3.197 orang. Selanjutnya tim TP2D melakukan validasi kembali berdasarkan kebutuhan organisasi dan kemampuan keuangan daerah, hanya ada 2.800 yang diusulkan kepada Bupati Mimika selaku pimpinan daerah," ungkapnya, Rabu (14/7/2021).

Berkurangnya jumlah tenaga honorer ini karena ada terjadi pendobelan nama, sebagian tidak aktif lagi dan tidak melaksanakan tugas dengan baik.  Itu yang menjadi pertimbangan para pimpinan OPD, sehingga tidak semua tenaga honorer yang telah dirumahkan diusulkan kembali.

“Lain dari itu mereka yang tidak diusulkan adalah mereka yang memang tidak pernah aktif bekerja, tidak memiliki skill, tidak disiplin, dan tidak mungkin kita memberdayakan tenaga honorer yang tidak bisa mendukung kinerja organisasi," katanya.

Dia mengaku, Pemerintah menyadari dengan adanya pengurangan ini tentunya akan menambah angka pengangguran, namun Pemerintah pada dasarnya menginginkan tenaga honorer yang bisa mendukung kinerja organisasi.

"Mereka yang tidak diperpanjang lagi. Pengangguran sudah pasti ada, dan kami berharap mereka bisa memahami itu karena pemerintah membutuhkan tenaga honorer yang bisa mendukung kinerja organisasi perangkat daerah," terangnya.

Tim TP2D telah menyediakan kontrak kerja kepada honorer, dan penandatangan kontrak akan dilakukan setelah Bupati menganalisis hasil asesmen yang diberikan oleh tim TP2D. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar