Diduga Curi Motor, Pelajar SMP di Timika Diamankan Polisi

Bagikan Bagikan
MR yang diamankan di Polsek Miru (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Diduga mencuri sepeda motor, MR (16) yang masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Timika diamankan aparat Kepolisian Polsek Mimika Baru (Miru).

Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIT tanggal 5 Juli, MR nekat membawa kabur motor Supra X 125 warna biru putih milik YM yang terparkir di depan rumah YM di jalur 6 SP4.

Kepada Polisi, MR mengaku bahwa saat itu motor dalam posisi tidak terkunci stir tetapi hanya dengan star kaki  langsung bunyi, sehingga membawanya keluar dari jalur 6 SP4.

“Hari ini sekitar jam 11:00 WIT anggota kami sudah mendatangi TKP dugaan perkara tindak pidana pencurian yang terjadi tanggal 5 Juli sekitar jam  20.00 WIT di depan rumah korban,” ungkap Kapolsek Mimika Baru (Miru), AKP Dionisius VDP Helan, SIK, Senin (6/7/2021).

Korbanpun mengaku bahwa  motor tersebut diparkir di depan rumahnya dan mengetahui motornya hilang sekitar pukul 21.00 WIT. Kemudian korbanpun  menemukan MR sedang membongkar kap motor tersebut di rumah salah seorang warga berinisial MF, dan langsung dilaporkan ke Polsek Miru.

Uniknya untuk menutupi perbuatannya, MR mengaku tidak punya keluarga di Timika tapi hanya tinggal dengan omnya yang saat ini sedang mendulang.

Selain itu, MR juga mengaku bahwa kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Namun setelah dilakukan introgasi lebih dalam, MR akhirnya   mengakui bahwa dirinya selama ini tinggal di Timika bersama kedua orang tuanya di kilometer 7 SP4.

“Dia sempat mengaku kedua orang tuanya telah meninggal dan tidak punya keluarga di Timika. Tapi kemudian mengaku juga bahwa kedua orang tuanya masih hidup. Makanya  tim Opsnal dan piket Reskrim langsung menuju ke kilometer 7 dan bertemu kedua orang tuanya,” jelasnya.

Anggota Polsek Miru sempat mengalami kendala dalam mengidentifikasi motor korban, karena korban lebih dahulu telah mengambil motor miliknya.

Dicurigai motor korban tidak jelas, karena saat Tim Opsnal mempertanyakan surat-surat kelengkapan motor korban, korban mengaku surat-suratnya ada di rumah, sehingga kemudian korban disuruh untuk mengambil surat-surat dimaksud. Namun sampai dengan saat ini korban tidak balik ke Polsek untuk membuat laporan.

“Tim Opsnal sudah larang agar korban jangan mengambil motor tersebut. Tim Opsnal hanya menyuruh korban untuk balik ke rumah mengambil surat-surat. Ternyata menurut warga di sekitar korban sudah mengambil motor tersebut. Tim Opsnal dan piket Reskrim telah dua kali ke rumah korban, tetapi korban  belum ada. Tujuan supaya korban datang ke Polsek membuat laporan dan menyerahkan motor tersebut serta memperlihatkan surat-suratnya. Dicurigai juga motor itu tidak jelas kepemilikannya,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar