Dua Pengedar Narkoba di Timika Ditangkap Polisi, Satu Orang Pemain Lama

Bagikan Bagikan
Dua tersangka saat diamankan di Polres Mimika (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Dua pria berinisial MN (28) dan MT (46) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika di jalur 2 Kebun Siri dan Budi Utomo Timika lantaran diduga mengedarkan narkotika golongan I jenis Sabu-sabu, Senin (12/7/2021).

Satu orang di antaranya berinisial MT merupakan pemain lama yang pernah tersandung kasus yang sama dan menjadi narapidana (Napi) di lapas kelas IIB Timika beberapa tahun lalu.

Keduanya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga kuat sebagai pelaku pengedaran gelap narkotika di Timika.

Kepala Satres Narkoba Polres Mimika, AKP Mansur menerangkan bahwa penangkapan dua orang pelaku berdasarkan informasi dari warga.

Awalnya petugas mendapat informasi bahwa di Jalur 2 wilayah Kebun Sirih terdapat orang yang terindentifikasi hendak menjual Sabu-sabu. Kemudian Tim Opsnal Satuan Narkoba yang dipimpin langsung AKP Mansur melakukan pemantauan ke lokasi dan menemukan profil pelaku yang menjadi target.

Sekitar pukul 17.30 WIT, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap MN disertai penggeledahan. Ditemukan barang bukti 1 paket plastik klip bening berisi Sabu di dalam bungkus rokok Sampoerna yang diletakkan dalam etalase depot air galon. Setelah diamankan dan diinterogasi, MN mengaku bahwa barang bukti tersebut dibeli dari saudara MT.

“Petugas kemudian menanyakan alamat MT lalu menuju kost tempat tinggal MT di Jalan Budi Utomo, tepatnya di belakang rumah bernyanyi Diva. Petugas langsung mengamankan MT dan melakukan penggeledahan hingga ke dalam kamar, lalu menemukan 2 paket plastik bening berisi narkoba jenis Sabu. MT kemudian diamankan ke kantor Satuan Reserse Narkoba di Mapolres Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka MN yakni 1 plastik klip bening berisi sabu, pembungkus rokok, slip transfer BRI dan handphone. Sedangkan dari tangan MT yakni 2 plastik klip bening berisi Sabu, kotak pembungkus rokok, sendok takar terbuat dari pipet, 1 bendel plastik klip bening, slip transfer ATM, kartu ATM BRI, buku rekening BRI dan handphone.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukuman pidana penjara 5 sampai 20 tahun,” jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar