Kasus Positif Covid-19 di PTFI Kembali Meningkat, 5 Pasien Meninggal di Bulan Juli

Bagikan Bagikan
Jhoni Lingga (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Hingga saat ini temuan kasus positif covid-19 di wilayah PT. Freeport Indonesia (PTFI) kembali meningkat.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 PTFI, Jhoni Lingga menjelaskan bahwa jumlah pasien covid-19 terkonfirmasi positif PCR adalah sebanyak 99 orang. Dua orang di antaranya menggunakan bantuan ventilator. Dari jumlah tersebut, jika ditambah dengan yang positif Antigen test adalah sebanyak 938 orang.

Pasien positif PCR menjalani rawat inap di RS Tembagapura dan Klinik Kuala Kencana dengan kapasitas 65 % tempat tidur terpakai. Sedangkan untuk ratusan pasien positif Antigen test tersebar di Barak isolasi dan rumah-rumah yang ditempati karyawan karena bergejala ringan.

“Sekarang bertambah temuan kasus. Kita terus berupaya untuk menekan angka tersebut dan salah satunya adalah gencar menjalankan vaksinasi,” jelasnya saat dihubungi Salam Papua via telepon, Rabu (21/7/2021).

Jhoni mengatakan, jika dulu yang dikatakan positif merupakan yang terkonfirmasi berdasarkan hasil tes PCR saja, akan tetapi berdasarkan pendekatan internal, sejak awal bulan Juli 2021, yang positif tes antigen pun langsung terhitung sebagai positif dan langsung diisolasi. Meski demikian, yang tetap dilaporkan ke Dinkes Mimika adalah jumlah PCR positif.

Dengan demikian, hingga tanggal 20 Juli 2021, untuk jumlah positif berdasarkan PCR sebanyak 99 kasus. Akan tetapi secara keseluruhan digabung dengan yang positif hasil antigen adalah sebanyak 938 kasus.

“Sejak sekitar tanggal 6 Juli 2021, yang positif antigen itu sudah kita anggap positif dan langsung diisolasi. Karena kalaupun antigen positif sudah ada yang bergejala tapi kebanyakan ringan dan tetap kita rawat atau diisolasi sampai benar-benar sembuh,” katanya.

Terkait rencana akan adanya lockdown, saat ini pihaknya sementara menunggu surat resmi dari Gubernur Provinsi Papua.

“Kabarnya hari ini Provinsi sudah keluarkan suratnya, tetapi kita belum dapat copiannya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengaku, selama bulan Juli 2021 tercatat sebanyak lima orang karyawan PTFI yang meninggal dunia (MD) akibat covid-19. Lima karyawan tersebut semuanya merupakan laki-laki dengan kisaran usia 45 hingga 50 tahun serta semuanya memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

“Hari ini ada lagi dua orang yang meninggal dunia karena covid-19. Berarti selama bulan Juli 2021 ini sudah ada lima orang yang meninggal akibat covid-19 di PTFI,” ungkapnya.

Dengan adanya penambahan lima pasien yang meninggal dunia di bulan Juli 2021, maka total keseluruhan yang meninggal akibat covid-19 di PTFI sebanyak 10 orang.

Lima orang yang MD akibat covid-19 itu semuanya dimanakan di TPU SP1 sesuai petunjuk protokol kesehatan.

“Yang meninggal terakhir bulan September 2020 lalu, kemudian selama bulan Juli 2021 ini bertambah lagi 5 orang. Kita semua sangat berduka atas hal ini dan berharap tidak ada lagi yang MD akibat covid-19,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar