Lokalisasi Kilo 10 Dapat Berdampak Buruk Bagi Anak-Anak di Wilayah Sekitar

Bagikan Bagikan
Pemukiman warga di area lokalisasi kilometer 10 (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, Elias Yawa meminta pemerintah Kabupaten Mimika perlu menyediakan tempat khusus bagi para pramuria yang ada di lokalisasi kilometer 10, jalan Poros Mapurujaya, karena bisa berdampak buruk bagi anak-anak yang berada di wilayah tersebut.

Elias yang ditemui di ruang kerjanya pada Senin (12/7/2021) menyebutkan saat ini warga kampung Kadun Jaya hidup berdampingan dengan para Pramuria yang ada di Lokalisasi Kilo 10.

Menurut dia, keberadaan lokalisasi kilo 10 akan berdampak buruk bagi pertumbuhan anak-anak yang berada di wilayah tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Mimika perlu mengambil kebijakan soal ini, karena banyak sekali anak-anak yang berada di kompleks lokalisasi dan pemerintah harus selamatkan anak-anak ini. Kami dari aparat kampung Kadun Jaya hanya menunggu kebijakan pemerintah," kata Elias.

Ia menegaskan, pemerintah harus menyediakan tempat yang baru, karena warga yang bermukim di area lokalisasi tidak bisa dipindahkan.

Elias menambahkan, terdapat 2 RT yang berada di area lokalisasi kilo 10 yakni RT 1 dengan jumlah jiwa sebanyak 120 dan RT 6 sebanyak 497 jiwa atau secara keseluruhan 617 jiwa. Untuk itu, pemerintah harus menyediakan tempat baru bagi para pramuria di kilo 10, karena warga yang bermukim di area lokalisasi tidak bisa dipindahkan.

"Sedangkan jumlah pramuria saat ini sebanyak 240 orang," tambahnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar