Mencuri di BAR, Pelaku Masuk RSUD Mimika dan Empat Orang Masuk Sel

Bagikan Bagikan
Satu dari empat pelaku penganiayaan saat dimasukkan ke sel tahanan Polsek Miru (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Seorang pria berinisial MJ babak belur hingga mengalami luka robek di bagian kepala akibat dianiaya empat pria, setelah aksi pencurian terekam cctv di salah satu BAR di bilangan jalan Cendrawasih, Jalur SP2 Timika.

Informasi yang dihimpun Salam Papua, penganiayaan terjadi tanggal 7 Juli lalu lantaran MJ ketahuan mencuri tas berisi sejumlah uang dan HP milik AY yang merupakan seorang perempuan sebagai penari (dancer) di BAR tersebut.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Mimika Baru (Miru), AKP Dionisius VDP Helan, SIK. Dimana pelaku mengambil tas korban sekitar pukul 03.30 WIT (dini hari) di saat korban meninggalkan tasnya di atas meja. Namun, aksinya terekam CCTV.

“Setelah mengetahui tasnya hilang, AY mengadu ke manajernya, sehingga dicek ke CCTV dan ternyata pelakunya dikenal oleh salah seorang Satpam. Saudari AY itu merupakan penari di caffee tersebut, saya sebutnya caffee. MJ itu merupakan pengunjung atau tamu di caffee itu,” kata AKP Dionisius, Kamis (8/7/2021).

Berdasarkan petunjuk yang terekam pada CCTV, manajer caffee dan empat orang rekannya langsung menemui pelaku di kosnya dan langsung dianiaya hingga mengalami luka robek di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Mimika.

Empat pria yang menganiaya MJ saat ini telah diamankan dan telah berada di sel tahanan Polsek Miru, sedangkan MJ saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran sementara dalam penanganan tim medis RSUD.

Uniknya dalam insiden ini antara korban pencurian dan penganiayaan saling melapor ke Polsek Miru. Dengan demikian, dua laporan ini pun akan terus dilidik Polsek Miru.

“Kasus ini ada dua. AY melaporkan MJ atas dugaan pencuruan tas dan MJ melaporkan penganiayaan yang dialaminya. Intinya keduanya saling melapor. Awalnya pelaku yang mencuri tas dilaporkan dan akhirnya dia juga melapor, karena dia merasa menjadi korban pengeroyokan. Jadi kita tetap melakukan penyidikan terhadap dua kasus itu,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar