Penyekatan Jalan di Timika Resmi Dilakukan, 120 Personel Gabungan Jaga 10 Titik

Bagikan Bagikan
Penyekatan jalan di salah satu titik di Timika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Penyekatakan sejumlah ruas jalan di Timika resmi dilakukan sore tadi, Senin (12/7/2021) mulai Pukul 18.00 WIT, sebagai salah satu tindakan dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Penyekatan jalan tersebut dijaga oleh 120 personel gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Polisi Pamong Praja (Dispol PP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika.

Sebelum dimulai penyekatan, petang tadi dilakukan apel personel gabungan yang dilaksanakan di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih.

Apel tersebut dipimpin oleh Asisten I Setda Mimika, Yulianus Sasarari didampingi sejumlah pejabat Pemkab Mimika bersama TNI-Polri.

Situasi pelaksanaan apel gabungan (Foto:SAPA/Yosefina)

Pada kesempatan itu Yulius mengatakan, penyekatan dilaksanakan setelah beberapa hari dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebagai  tindak lanjut keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mimika tentang pemberlakukan PPKM berbasis mikro menyusul meningkatnya angka kasus Covid-19.

“Sekarang kita mulai melaksanakan penyekatan setelah beberapa hari kita sudah melakukan sosialisasi,” katanya.

Di persimpangan jalan Diana, aparat gabungan memperketat kendaraan roda dua dan empat yang melintas dari arah Kuala Kencana ke Timika. Dimana jika ada warga yang melintas melewati waktu yang ditentukan maka langsung diberikan peringatan dan sosialisasi terkait pencegahan penyebaran covid-19.

“Sekarang di setiap pukul 18.00 WIT, masyarakat tidak boleh lagi beraktivitas. Untuk saat ini karena hari pertama penyekatan, maka kami izinkan untuk lewat,” ungkap Kepala BPBD Mimika, Josias Losu kepada warga yang melintas.

Kasubag Bin Ops Polres Mimika, AKP Ahmad Dahlan mengatakan, peniadaan semua kegiatan masyarakat di atas pukul 18.00 WIT akan diberlakukan hingga tanggal 7 Agustus mendatang.

“Penyekatan dilakukan di 10 titik mulai dari Mapurjaya hingga ke Kuala Kencana. Kita harapkan masyarakat bisa pahami ini,” ungkap AKP Dahlan.

Pantauan Salam Papua, penyekatan hari pertama ini masih banyak masyarakat yang mengaku belum mengetahuinya. Ada pula yang mengaku terlambat pulang dari tempat kerja dan urusan lainnya. (YOSEFINA/Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar