Perayaan Idul Adha di Timika Ada Kesepakatan Satgas Covid-19 dengan PHBI, Berikut Penjabarannya

Bagikan Bagikan

(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Pelaksanaan Idul Adha di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berbasis mikro telah ada kesepatan antara Satgas Covid-19 Kabupaten Mimika dan pihak Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika.

Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra mengatakan bahwa terkait pelaksanaan Idul Adha telah ada petunjuk teknisnya melalui diskusi bersama antara tim Satgas Covid-19 dan PHBI.

Sesuai kesepakatan, pelaksanaan shalat id hanya boleh dilaksanakan di setiap Masjid dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan.

Durasi Shalat id yang dilakukan di Masjid paling lama satu jam.

"Tidak ada pelaksanaan shalat id di lapangan, hanya boleh dilaksanakan di Masjid dengan kapasitas 50 persen dan jarak antara jamaah 1,5 meter. Bagi lansia atau penduduk yang punya komorbid atau sedang sakit, demam , batuk pilek serta memikiki riwayat perjalanan 14 hari terakhir dari luar Timika hanya diperbolehkan untuk melakukan shalat id di rumah atau mengikuti sholat secara virtual," ungkap Reynold, Kamis (15/7/2021).

Masyarakat juga dilarang untuk melakukan takbiran keliling. Takbiran hanya boleh diizinkan secara virtual dengan batas waktu hingga pukul 20.00 WIT atau jam 8 malam.

"Jamaah yang datang untuk melaksanakan shalat di Masjid wajib menggunakan Masker dua lapis," ujarnya.

Kemudian, tambah Rey, panitia Masjid yang bertugas untuk memotong hewan kurban, wajib diswab.

"Mereka ini yang nanti potong kurban dan yang akan bagi-bagi kurban ke rumah jamaah harus di swab antigen. Setiap Masjid panitianya maksimal 10 orang," tutupnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar