PT Pertamina Pastikan Stok Gas Elpiji Kembali Tersedia di Kota Jayapura

Bagikan Bagikan

Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Papua-Maluku Edi Mangun. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- PT Pertamina (Persero) Regional Papua-Maluku memastikan stok gas elpiji kembali tersedia dengan normal di Kota Jayapura setelah sebelumnya sempat terjadi kekosongan di beberapa titik. 

Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Papua-Maluku Edi Mangun kepada Antara melalui telepon selulernya di Jayapura, Minggu, mengatakan kebutuhan gas elpiji didatangkan dari Surabaya menggunakan kapal laut. 

"Memang untuk gas elpiji ini ada ketergantungan suplai lewat laut sehingga jika kapal terlambat maka akan berdampak," katanya. 

Menurut Edi, pihaknya telah memastikan kapal yang mengangkut gas elpiji telah masuk dan bersandar di Pelabuhan Jayapura pada Minggu (18/7). 

"Pihak Temas Line sebagai ekspedisi dan pemilik kapal telah bersurat secara resmi terkait dengan permohonan maaf atas keterlambatan kapal yang membawa gas elpiji tersebut," ujarnya. 

Dia menjelaskan namun pihaknya juga sudah dijanjikan bahwa dalam aktivitas bongkar muat kapal akan memprioritaskan gas elpiji sehingga Senin (19/7) dapat didistribusikan kepada agen-agen penjual. 

"Sebenarnya stok gas elpiji tidak betul-betul kosong, agen hanya mengantisipasi kapal telat datang satu hari lagi sehingga tidak mengeluarkan semua stok secara normal," katanya lagi. 

Dia menjelaskan hal ini dilakukan agen agar tidak terjadi kekosongan atau kelangkaan gas elpiji dikarenakan keterlambatan kapal yang masuk ke Pelabuhan Jayapura. 

"Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak usah khawatir karena pada Senin (19/7) stok gas elpiji kembali normal," ujarnya lagi. 

Sebelumnya, dikabarkan gas elpiji non subsidi mengalami kelangkaan di Kota Jayapura di mana penyebabnya diduga karena keterlambatan kapal pemasok gas elpiji ke daerah tersebut. 

Papan pengumuman kekosongan gas elpiji di agen-agen resmi mulai terpampang di pintu masuk toko, selain agen resmi, sejumlah tempat yang biasa menjual gas elpiji seperti di SPBU jalan Samratulangi dan sejumlah toko di kawasan Distrik Jayapura Utara juga terpantau kosong.

Salah satu pegawai agen elpiji yang ada di seputar Argapura, Diana mengakui, elpiji nonsubsidi mulai kekurangan stok sejak pekan lalu. 

“Sekarang lagi kosong elpijinya. Kapal barang yang mengangkut elpiji kemungkinan terlambat datang,” katanya. 

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada informasi resmi yang diterima mengenai keterlambatan kapal tersebut dari pihak pelabuhan atau pihak terkait lainnya. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar