Satgas TNI Lakukan Komunikasi Sosial Warga Perbatasan Cegah Hoaks

Bagikan Bagikan

Komunikasi sosial digelar prajurit Satgas Pemtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY dengan pemuda dan tokoh masysrakat di Kampung Sach wilayah perbatasan RI-PNG. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif 512/QY melakukan silaturahmi dan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga perbatasan RI-PNG di Kampung Sach Distrik Waris Kabupaten Keerom guna mengantisipasi informasi hoaks karena banyaknya isu yang berkembang. 

"Komunikasi sosial dengan bersilaturahmi merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang digunakan  Satgas Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan pendekatan, memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi, mencegah isu-isu negatif dan berita hoaks yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di perbatasan,"ungkap Komandan Satgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan diterima ANTARA, Sabtu. 

Dansatgas mengungkapkan melalui cara komunikasi  yang dilakukan personel Pos Kalilapar secara bertahap bertingkat dan berkelanjutan dengan menggandeng tokoh adat dan warga setempat terutama pemuda untuk menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan tetap kondusif. 

"Kami sebagai aparat keamanan di wilayah harus turun langsung dengan upaya pendekatan dan komunikasi, agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu provokasi dan berita hoaks yang dapat memecah belah masyarakat,"harap Dansatgas. 

Dansatgas Letkol Taufik Hidayat berharap, dengan komunikasi sosial yang digelar secara rutin oleh pos-pos dapat menjadi sarana diskusi antara TNI dengan masyarakat agar dapat mencegah adanya ancaman yang mengganggu stabilitas keamanan yang ditimbulkan dari isu dan berita hoaks yang berkembang. 

"Warga Kampung Sach menyambut dengan baik kedatangan Danpos Kalilapar Letda Inf Wahyu Luhur Priyono bersama dengan anggotanya,"ungkap Dansatgas. 

Warga perbatasan yang juga Kepala Kampung Sach Lauren Ibe mengaku sangat senang sekali dengan kedatangan anggota Pos Kalilapar melakukan komunikasi sosial dengan warga kampung. 

"Setiap anggota Pos datang kami merasa senang, kami merasa nyaman ketika anggota Pos berkunjung ke Kampung Kami,"ujarnya. 

Ia akan mengajak seluruh warga untuk ikut menjaga keamanan kampung dan tidak mempercayai isu atau berita hoaks yang sifatnya provokasi atau memecah belah warga. 

"Kami akan lebih waspada kepada berita-berita yang belum jelas kebenaranya, apabila ada kabar yang tidak jelas sumbernya atau ada warga yang memprovokasi akan segera melapor ke Danpos,"tambah Lauren. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar