Sempat Diamankan, 33 Karyawan PTFI di Tembagapura Terlibat Aksi Tolak Vaksin Dilepas Polisi

Bagikan Bagikan

Screenshoot foto di salah satu akun pribadi warga di Timika terkait aksi penolakan karyawan PTFI terhadap vaksin covid-19 (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – 33 karyawan PT. Freeport Indonesia di Tembagapura yang diduga menjadi dalang aksi penolakan vaksin covid-19 yang sempat diamankan aparat kepolisian langsung dilepas.

Kapolsek Tembagapura, Iptu Manase Sayori, SE menuturkan, aksi yang dilakukan berlangsung lama, akan tetapi setelah dilakukan negosiasi, aparat pun meminta agar palang dibuka dan semuanya bubar.

Kemudian, sebanyak 33 karyawan terkait diamankan dan dibawa ke Timika serta selanjutnya mengambil data di Polres Mimika dan langsung dibebaskan. Dengan demikian, puluhan karyawan terkait berurusan dengan manajemennya.

“Polisi tidak tahan dan diproses. Polsek Tembagapura hanya membubarkan saja, karena mereka tidak kantongi izin dan apa yang mereka lakukan sudah mengganggu aktivitas. Kami bawa mereka ke Timika serta paginya ambil data di Polres dan pagi itu juga dibebaskan,” tutur Iptu Sayori saat dihubungi via telepon, Rabu (30/6/2021).

Dijelaskan bahwa karyawan yang lakukan aksi merupakan kelompok kecil yang kemudian mempengaruhi yang lainnya. Namun, karyawan yang lain terbukti tidak terpengaruh dan tetap ikut divaksin.

“Mereka yang lakukan aksi itu kelompok kecil saja. Buktinya sampai saat ini animo karyawan yang divaksin bertambah terus. Semakin hari semakin banyak yang divaksin,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar