pemerintah kabupaten mimika

Translate

RDTR Distrik Kuala Kencana Mimika Akan Ditopang Perda

Bagikan Bagikan
Situasi seminar pendahuluan RDTR Distrik Kuala Kencana yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bappeda Mimika (Foto:SAPA/Jefri Manehat)


SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan seminar pendahuluan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Distrik Kuala Kencana, Rabu (16/9/2020).

Seminar pendahuluan RDTR Distrik Kuala Kencana yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bappeda itu dibuka oleh Asisten II Setda Mimika, Syahrial. Penyusunan RDTR merupakan tahap awal agar mengetahui arah pembangunan khusus di Distrik Kuala Kencana ke depan yang lebih tertata.

“Di dalam pembangunan harus mengacu pada lahan, topografi, air, tanah, juga mengacu pada tata ruang yang makro, dan beberapa Distrik yang ada di Kabupaten Mimika ini harus selaras,” ungkap Syahrial ketika ditanya wartawan.

Ia menambahkan untuk penyusunan RDTR, harus ada peran serta masyarakat sehingga pembangunan ini tidak hanya dari pemikiran pemerintah melainkan juga dari masyarakat. Penyusunan RDTR ini terbilang lambat, namun menurutnya, lebih baik dibuat daripada tidak dibuat sama sekali, dan tidak ada kata terlambat untuk membangun.

“Kita saat ini memang harus kerja cepat penyusunan RDTR karena masih harus ada lagi ini agar kita punya perencanaan dalam basis pembangunan, dan dalam menyusun pembangunan ini kita harus sesuaikan dengan kondisi ekosistemnya dan disesuaikan dengan daya dukung, supaya pembangunan kita berkesinambungan serta berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Penyusunan RDTR ini dimulai dari perencanaan tahap awal, tahap tengah dan tahapan akhir, serta harus final dalam tahun 2020 ini.

Sementara itu Sekretaris Bappeda, Hilar H. Limbong Allo mengungkapkan dalam penyusunan RDTR disesuaikan dengan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi kabupaten atau Kota.

“Penyusunan RDTR Distrik Kuala Kencana juga akan dikuatkan dengan Peraturan Daerah (Perda), sehingga ada regulasi yang jelas. Jadi ketika sudah ditentukan kawasan pemukiman atau kawasan ruang terbuka hijau (RTH), dan semisal ada orang yang datang dan membangunan rumah di dalam kawasan RTH, itu sudah melanggar Perda dan akan diberikan sanksi. Oleh karenanya RDTR harus dikawal baik, agar tidak menjadi persoalan di tengah masyarakat. Ini masih dalam proses, dan tim konsultan akan lebih banyak berkoordinasi dengan Distrik dan juga masyarakat untuk melihat mana yang cocok untuk kawasan pemukiman, dan mana yang masuk dalam kawasan RTH,” ungkapnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:


  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus