pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Pertahankan Status Papua Bebas Rabies, Badan Karantina Sosialisasi UU 21 Tahun 2019 di Mimika

Bagikan Bagikan

Situasi kegiatan sosialisasi (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Guna mempertahankan status Papua bebas rabies secara historik, Badan Karantina gelar sosialisasi UU No 21 tahun 2019 tentang karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan di wilayah Mimika.

Kegiatan yang diselenggarakan, Senin (7/12/2020) ini bertempat di salah satu hotel di Timika dan mengangkat  tema "Bersinergi Melindungi Kelestarian Sumber Daya Hayati di Wilayah Papua".

Sosialisasi ini juga guna menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No 16083PK J207/O9/2019 tanggal 16 September 2019 tentang Peningkatan Kewaspadaan Penyakit African Swine Fever (ASF). Surat edaran ini merujuk pada terjadinya wabah ASF di Provinsi Soutern Highlands, Provinsi Enga dan Provinsi Hela di Papua New Guinea pada bulan Maret 2020 lalu.

Berdasarkan hal tersebut, Badan Kesehatan Hewan Dunia (OlE) telah menyatakan wabah African Swine Fever (ASF) di Papua New Guinea pada tanggal 30 Maret 2020 itu.  Mengingat Negara Papua New Guinea berbatasan langsung dengan Provinsi Papua dan Papua Barat yang merupakan salah satu sentra populasi tenak babi, maka diperlukan kewaspadaan dan pencegahan terhadap masuknya penyakit ASF.

Dengan adanya wabah tersebut Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota segera melakukan identifikasi kantung-kantung populasi peternakan babi serta profiling peternakan babi di wilayah kerjanya. Harus bekerjasama dengan Karantina Bandara dan Pelabuhan, melakukan pengawasan dan memperketat pemasukan babi dan produk babi di pintu masuk bandara dan pelabuhan, terutama dari wilayah Negara Papua New Guinea yang suda terjangkit wabah ASF. Bekerjasama dengan lintas sektoral melakukan pengawasan kemungkinan pemasukan babi dan produk babi secara ilegal dari Papua New Guinea ke Provinsi Papua dan Papua Barat.

Memperkuat kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) baik itu di bandara dan Pelabuhan maupun langsung ke peternak tentang bahaya penyakit ASF. Mengintruksikan otoritas Bandar Udara dan pelabuhan untuk dapat melakukan pemusnahan limbah makanan dari pesawat/kapal laut. Menerapkan surveilans berbasis resiko untuk mendeteksi dini ASF di wilayah kantung populasi babi dengan kepadatan tinggi dan tidak melaksanakan praktik pernberian pakan babi yang memanfaatkan limbah restoran dan sisa makanan dari pesawat/Kapal.

Mengintruksikan kepada peternak babi untuk dapat meningkatkan dan menerapkan prinsip biosekuriti di peternakan babi, serta melaporkan babi yang sakít atau mati kepada petugas yang berwenang dalam hal ini Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan Hewan. Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pengawasan Kesehatan babi di wilayah kerja masing-masing, dan segera melaporkan kasus kematian babi atau gejala sakit melalui ISIKHNAS. Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros agar merespon dan mengonfirmasi setiap kejadian kasus kejadian hewan babi sakit atau mati yang dilaporkan oleh Dinas dan berkoordinasi dengan Dinas di wilayah kerja masing-masing untuk pengambilan sampel.

Selain itu, untuk mempertahankan status Papua bebas rabies secara historik maka kami harapkan agar semua pihak dapat mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Mimika menyangkut Pelarangan Pemasukan Anjing, Kucing dan Kera (HPR) dan pelayanan kesehatannya.

Selain hal tersebut di atas, untuk menindaklanjuti Instruksi Pemerintah Kabupaten Mimika berdasarkan surat edaran Nomor 433.34/228 tentang pelarangan pemasukan Anjing, Kucing dan Kera(HPR) maka masyarakat  Mimika dilarang untuk mengirim atau memasukkan HPR khususnya Anjing dan Kucing dari Luar Papua ke Mimika.

Menindak dengan tegas sesuai Perda Provinsi Nomor 4 Tahun 2006 Tentang Larangan Pemasukan Hewan Penular Rabies ke wilayah Provinsi Papua, bila ditemukan oknum atau masyarakat yang diketahui atau ditemukan melakukan kegiatan pengiriman HPR. Mensosialisasikan lebih gencar kepada masyarakat diwilayahnya masing-masing agar meningkatkan tata cara pemeliharaan Hewan Penular Rabies (HPR) yang benar (dikandangkan) terutama anjing dan segera melaporkan kepada petugas Peternakan bila ditemukan anjing liar/diliarkan di tempat umum tanpa kalung. Menginformasikan kepada masyarakat agar mengetahuí pertolongan pertama pada gigitan (P3G) apabila terjadi kasus gigitan dengan cara mencuci luka dengan air mengalir memakai sabun selam 10-15 menit, diberi alkohol atau iodine, kemudian dilaporkan ke Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapat tindakan lebih lanjut. Tidak akan dilakukan pelayanan kesehatan hewan oleh setiap Dokter Hewan dan paramedis serta mantri hewan yang ada di Kabupaten Mimika, bagi Anjing dan Kucing yang diketahui masuk dari luar Papua ke Kabupaten Mimika pada tahun 2019.

Pelayanan Kesehatan Hewan hanya boleh dilayaní untuk anjing dan kucing yang sudah ada di Timika sampai tahun 2018, yang lahir dan besar di Kabupaten Mimika.

Hadir dalam sosialisasi ini Danlanud YKU Timika, Letkol Pnb Anggit Budi Wibowo. Letkol Anggit mengaku bahwa Lanud YKU mendukung penuh kegiatan tentang karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan yang berdasarkan UU No 21 tahun 2019.

“Secara nyata kami sudah menugaskan personil kami baik itu Satuan Polisi Militer, satuan Intel dan satuan kesehatan untuk bersama-sama berjaga di pintu masuk terutama dalam lingkungan dari Bandara Mozes kilangin baik itu di selatan maupun di utara  untuk mengecek secara langsung kondisi fisik, dokumen perjalanan dan dokumen kekarantinaan  dengan membagi 6 bagian pengawasan  baik itu di Bandar Udara asal keberangkatan transit dan tujuan atau kedatangan,” kata Letkol Anggit.

Selain itu, tindakan nyata yang bersifat detektif, preventif dan responsif dalam mengontrol lalu lintas hewan, ikan dan tumbuhan serta produk turunannya di wilayah bandara udara dan wilayahnya sehingga dari Lanud YKU akan berusaha mencegah tindakan penyalahgunaan sumber daya alam hayati sebagai senjata biologis yang akan dikembangkan menjadi Bio Teknologi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab serta meresahkan kenyamanan dan keamanan negara. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus