Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Gelar Pelatihan Potensi SAR Lintas Instansi

Bagikan Bagikan
Situasi pelaksanaan pelatihan (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Agar semakin banyak yang tahu teknik pertolongan yang bersifat asas kemanusiaan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika menggelar pelatihan Potensi SAR Teknik Pertolongan Kecelakaan Kendaraan lintas instansi yang diikuti puluhan peserta perwakilan dari TNI, Polri, Pemkab, Masyarakat dan Ormas.

“Kita tahu situasi dan kondisi di Timika ini sementara persiapan pelaksanaan beberapa even nasional yang benar-benar harus kita sinergikan. Makanya pelatihan ini kita libatkan beberapa instansi. Ada dari TNI-Polri, instansi pemerintah dan Ormas,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, George L. Mercy Randang usai pembukaan pelatihan di Bobaigo Keuskupan Timika, Senin (14/6/2021).

Mengingat untuk mendukung kompetensi dari peserta pelatihan, maka akan diberikan sertifikat serta materi secara langsung oleh balai Diklat Basarnas Pusat.

Pelatihan ini juga bertujuan untuk terwujudnya pelatihan potensi SAR untuk terjalinnya koordinasi antar Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dengan seluruh instansi atau lembaga terkait dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan dalam mengantisipasi kecelakaan, bencana dan kondisi yang membahayakan manusia.

Demi adanya kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan, bencana dan kondisi yang membahayakan jiwa manusia. Dan juga agar tercapainya penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan dengan cepat dan handal dengan adanya kerjasama yang baik bersama seluruh instansi, lembaga yang ada di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika. Termasuk juga untuk memberikan bekal pengetahuan dan teknis penanganan korban kecelakaan kendaraan pada potensi SAR.

Pelatihan potensi SAR ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob. Dimana, dalam sambutannya, Wabup Jhon mengatakan bahwa potensi kecelakaan tentunya selalu ada. Semua pun tidak tahu kapan bencana itu terjadi dan apa sebabnya, serta sebagai manusia tentunya tidak bisa menghalanginya. Namun, terkadang dilihat bahwa banyak sekali kejadian yang sebenarnya membutuhkan pertolongan atau evakuasi, akan tetapi kita tidak tahu dimulai dari mana mengatasinya.

Diketahui pula bahwa wilayah Mimika terdiri dari pesisir pantai, dataran rendah, pegunungan, sungai dan rawa. Tentunya memiliki potensi dan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap musibah.

Pelatihan ini tentunya satu terobosan baru yang dilakukan kantor SAR Timika, dimana bisa melibatkan semua unsur yaitu TNI, Polri, masyarakat dan Ormas.

“Ini tentunya menjadi sesuatu yang luar biasa dan patut kita berikan apresiasi kepada kantor SAR Timika. Pelatihan ini sangat penting supaya semua tahu bagaimana teori dan cara mengatasi suatu kecelakaan,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar