badan pendapatan daerah
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Translate

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Serta ODGJ Jadi PR Besar Pemkab Mimika

Bagikan Bagikan
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama stakeholder terkait menabu tifa pada kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia penanganan kekerasan perempuan korban kekerasan (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos.,MM mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mimika terus terjadi.

Hadir dan membuka kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia penanganan kekerasan perempuan korban kekerasan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Rabu (16/6/2021), Wabup John mengungkapkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mimika akhir-akhir ini marak terjadi.

Dia mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja serta siapa saja bisa jadi pelakunya. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Mimika, jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekitar atau di dalam keluarga untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib, sehingga ditindaklanjuti agar kekerasan itu tidak terus berlanjut.

Dijelaskan, berdasarkan data dinas DP3AP2KB Mimika, minuman keras (Miras) menjadi penyebab kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Mimika.

"Kekerasan tersebut mengakibatkan trauma bagi perempuan dan terlebih bagi anak-anak, dan ini dibutuhkan pendampingan. Ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab semua pihak," ujarnya.

Wabup John memiinta agar pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh diberikan ruang atau kesempatan, tapi harus diberikan hukum yang setimpal sehingga bisa menjadi efek jerah.

Ia pun mengapresiasi DP3AP2KB Mimika yang terus melakukan sosialisasi terkait penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Mimika.

Menurut dia, pemerintah akan terus berupaya untuk mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Mimika dengan menekan apa yang menjadi penyebab utamanya, namun ia juga berharap masyarakat Mimika lebih mendekatkan diri dengan Tuhan dan selalu mengontrol emosi.

"Kita harus kontrol diri pada situasi tertentu, kekerasan terjadi ketika kita tidak bisa mengontrol emosi. Jika ada perselisihan harus dibicarakan secara baik dan harus ada satu yang mengalah," ungkapnya.

Selain kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih menjadi PR bagi Pemkab Mimika, permasalahan sosial seperti penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Mimika masih menjadi konsentrasi Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini.

Dia mengaku permasalahan sosial memang belum sepenuhnya diperhatikan Pemkab Mimika, namun ke depan pemerintah akan berkonsentrasi penuh pada permasalahan sosial seperti itu.

Banyak orang dengan gangguan jiwa di Mimika yang tidak bisa ditangani, baik itu ODGJ ringan maupun yang berat sekaligus yang selalu berkeliaran di jalan, yang tercatat kurang lebih 50 orang.

"Saya berharap permasalahan sosial ke depan bisa menjadi konsentrasi pemerintah Kabupaten Mimika. Kenapa hal ini belum menjadi konsentrasi kita pemerintah, karena dari sisi tenaga kita minim, sarana prasarana juga kita tidak punya, setidaknya punya klinik untuk ODGJ di Timika, sekarang kalau ada orang sakit jiwa kita tidak tahu mau dibawa kemana," ujarnya.

Dirinya mengatakan, rencana Dinas kesehatan untuk membangun rumah sakit Pratama, alangkah lebih baik membangun rumah sakit atau klinik sakit jiwa agar bisa menjawab permasalahan sosial di Mimika.

Disamping itu, dia memastikan di Mimika tidak ada ODGJ yang di pasung, hal tersebut juga telah ditanyakan kepada aparat keamanan di Mimika.

Dia menambahkan, permasalahan lainnya adalah panti rehabilitasi yang menampung anak-anak yang trauma akibat mendapatkan kekerasan saat ini juga tidak lagi difungsikan lantaran tidak ada biaya operasionalnya.

"Panti rehabilitasi anak yang tidak lagi digunakan kita akan aktifkan kembali supaya bisa digunakan, karena masalah kekerasan terhadap anak di Kabupaten Mimika cukup tinggi dan untuk memulihkan itu, dibutuhkan tenaga dan prasarana," terangnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88E titik com sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88E titik com paling best ya guys...

    BalasHapus