Miras dan Video Porno Penyebab Tingginya Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Mimika

Bagikan Bagikan
Maria Rettob (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (P3AP2KB) Kabupaten Mimika, Maria Rettob mengungkapkan, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur cukup tinggi di Mimika.

Dalam 6 bulan terakhir di tahun 2021, Maria mencatat telah terjadi 28 kasus kekerasan yang didominasi oleh kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Miras dan video porno menjadi penyebab kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, sehingga untuk melampiaskan hasrat bejatnya itu pelaku lebih memilih orang- orang terdekat.

"Pelaku kekerasan seksual terhadap anak lebih banyak dilakukan oleh orang terdekat termasuk ayah kandung. Dalam dua tahun terakhir kasus kekerasan seksual terhadap anak dominan dilakukan oleh orang terdekat korban," ujar Maria, Selasa (22/6/2021).

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas P3AP2KB terus melakukan upaya agar kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diturunkan melalui sosialisasi.

"Kalau soal penanganan terhadap korban, kita dampingi hingga sembuh secara fisik dan psikis serta mengembalikan rasa percaya diri, sehingga tidak menjadi trauma yang berkepanjangan," terangnya.

Ia juga berharap kepada seluruh pihak agar dapat melaporkan kepada pihak yang berwajib jika ada kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekitar. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar