Pelayanan Kesehatan Semakin Baik, Dana BOK Mimika Tahun 2021 Naik Rp 19 Miliar

Bagikan Bagikan
Kadis Kesehatan Kab. Mimika, Reynold Ubra (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tahun 2021 sebesar Rp 19 Miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan, jumlah tersebut meningkat dari tahun 2020 yang hanya sebesar  Rp 11 Miliar.

Menurut Rey, kenaikan ini menggambarkan bahwa pelayanan kesehatan di Mimika memiliki kinerja yang baik, sehingga Pemerintah Pusat melalui Kementerian kesehatan memberikan dukungan dengan menaikan dana BOK.

"Berdasarkan hasil kajian Dinkes, 35 persen dana BOK yang disalurkan bagi Dinkes dan 5 Puskesmas yang berada di wilayah kota diperuntukan bagi penanganan covid-19," ungkapnya.

Dijelaskan, sebagaimana kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam Permenkes nomor 12 tahun 2021 tentang petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Non-fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2021, dana BOK juga bisa dapat digunakan untuk  penanganan covid-19 yakni Tracing, Testing dan Isolasi, serta penyediaan bahan habis pakai.

“Dana BOK yang dikelola oleh Puskesmas selain diperuntukkan bagi penanganan covid-19, dana BOK difokuskan untuk 5 program esensial Puskesmas. Seperti upaya promosi dan prefentif, upaya kesehatan gizi masyarakat, upaya pengendalian penyakit, upaya kesehatan ibu dan anak, serta upaya kesehatan lingkungan," ujarnya.

Dia menyebut, dana BOK yang diperuntukan bagi setiap Puskesmas berkisar Rp 800 juta hingga Rp 1 Miliar, tergantung standar pelayanan minimal (SPM).

"Menggunakan dana BOK kita mendorong agar Puskesmas terus mengkampanyekan kesehatan kepada masyarakat dengan menyelenggarakan lomba tentang kesehatan, baik itu di tingkat RT maupun kampung, itu sebagai bentuk kampanye kesehatan kepada masyarakat. Namun itu kembali kepada putusan kepala Puskesmas (Kapus). Intinya kampanye kesehatan tersampaikan kepada masyarakat," terangnya.

Ia mengaku, agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran tersebut, penggunaan dana BOK terintegrasi dengan penganggaran yang ada di Kabupaten Mimika.

"Ada laporan baru ada uang. Segala macam pengeluaran harus ada bukti laporan keuangan dan bukti laporan kegiatan, dan selama ini para kepala Puskesmas dan stafnya transparan dalam menggunakan anggaran," tutupnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88E titik com sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88E titik com paling best ya guys...

    BalasHapus