44 Pasien Terpapar Covid-19 Dirawat di RSUD Mimika, 4 Orang Kritis

Bagikan Bagikan
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19 (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 44 pasien terpapar Covid-19 saat ini dirawat di RSUD Mimika dan 4 orang di antaranya dalam kondisi kritis serta terpasang ventilator, sementara 40 pasien lainnya ini dengan gejala berat.

Hal ini disampaikan Direktur RSUD Mimika, Dokter Antonius Pasulu kepada Salam Papua di Timika, Kamis (15/7/2021).

Ia mengatakan, dengan jumlah pasien tersebut, saat ini ruang isolasi di RSUD Mimika sudah terisi 75 persen.

“Ketersediaan ruang isolasi saat ini tersisa 25 persen saja, jika terjadi penambahan pasien yang melebihi kapasitas, maka kami akan membuka ruang isolasi baru, hanya saja otomatis untuk perawatan pasien biasa kami kurangi,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dan ada kemungkinan membuka rumah sakit darurat untuk perawatan pasien yang terpapar Covid-19.

Sementara untuk ketersediaan oksigen di RSUD Mimika saat ini memang sudah menipis. Hal ini diakibatkan banyaknya pasien dalam kondisi berat dan kritis yang kebutuhan oksigennya sangat tinggi.

“Kemampuan produksi penyedia tabung di sini 70-75 tabung perhari. Sisa stok kami 175 tabung,” ujarnya.

Untuk itu, langkah yang sudah diambil adalah pada Hari Senin Tanggal 12 Juli  2021 pihak RSUD mengirim 100 tabung kosong via pesawat Hercules ke Jayapura. Rencananya besok Jumat 16 Juli diterbangkan secara bertahap dari Jayapura karena kemampuan angkut untuk tabung yang sudah terisi hanya 40 tabung sekali terbang.

“Kami juga sudah memesan dari Makassar 400 tabung, tiba Hari Sabtu minggu depan dan ada 600 tabung sedang menuju Surabaya untuk dilakukan pengisian tabung,” terang Antonius.

Ia menjelaskan, akibat lonjakan pasien covid-19 ini membuat ketersediaan tenaga kesehatan di RSUD khusus menangani pasien di ruang isolasi saat ini menjadi sangat terbatas, ditambah lagi 23 orang tenaga kesehatan terpapar covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

“Sehingga kami ambil tenaga perawat dari ruang perawatan biasa karena kapasitas perawatan biasa kami kurangi,” ujarnya. 

Ia menambahkan, total pasien yang terpapar covid-19 meninggal dunia sejak Maret 2020 sampai 15 Juli 2021 sebanyak 48 orang.

Untuk itu Antonius mengimbau kepada masyarakat Mimika untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Tetap jaga kesehatan, terus kampanyekan protokol kesehatan yang benar demi kesehatan dan keselamatan kita semua,” pesannya. (Yosefina)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar