Ada Dua Pasien TBC di Mimika Timur, Bisa Sembuh Jika Taat Minum Obat Selama 2 Tahun

Bagikan Bagikan
Puskesmas Mimika Timur (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Puskesmas Miktim, Onna Bunga,S.Si.Apt mengaku saat ini tercatat ada dua orang Laki-laki yaitu di kampung Tipuka dan Kaugapu yang merupakan pasien TBC.

Saat ditemui Salam Papua, Selasa (27/7/2021), Onna mengatakan bahwa meski keduanya kategori TBC level berat, tetapi bisa cepat sembuh jika taat aturan dan patuh minum obat selama dua tahun.

“Satu orang itu merupakan temuan tahun lalu. Puji Tuhan dia sudah sembuh. Tapi sekarang ada lagi dua orang yang kami dapat dia di Tipuka dan Kaugapu. Dua-duanya laki-laki. Yang satu orang tua dan yang satu lagi anak muda,” katanya.

Dua orang ini mengidap TBC dikarenakan faktor kehidupan sehari-hari, dalam hal ini tidak pernah mematuhi protokol kesehatan.

Selain temuan dua kasus TBC, di tahun 2020 lalu juga tercatat ada dua kasus kematian Ibu dan anak yang saat melahirkan di wilayah pelayanan Puskesmas Miktim.

Dua kasus tersebut menurut dia, lantaran lebih memilih ke dukun beranak ketimbang ke Pustu ataupun ke Puskesmas. Padahal dari pihak Pustu dan Puskesmas telah mensosialisasikan dan mengarahkan agar setiap ibu melahirkan harus ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.

“Untuk tahun ini tidak ada kasus serupa. Hanya saja ada dua kasus di tahun 2020, itupun karena mereka lebih memilih ke dukun beranak,” tuturnya.

Untuk di wilayah Miktim selain Puskesmas juga ada dua Pustu yaitu Pustu Tipuka dan Poumako. Namun selama pandemi covid-19, semua tenaga vaksinasi dari setiap Pustu ditarik ke Puskesmas, karena sebagian yang di Puskesmas diturunkan ke lapangan.

“Tapi untuk semua program rutin di luar Puskesmas semuanya tetap berjalan seperti Posyandu dan yang lainnya. Di sana juga dibantu dengan klinik Malcom,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar