Alm. Paskalis Kirwelakubun Dimakamkan di TPU SP2, Sasarari: Siang Kami Masih Rapat Sama-Sama, Sore Saya Dengar Dia Meninggal

Bagikan Bagikan

Anggota Satpol PP Pemkab Mimika menggotong peti jenazah Alm. Paskalis Kirwelakubun untuk dimakamkan di TPU SP2 Timika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Almarhum Paskalis Kirwelakubun yang meningggal pada Senin (26/7/2021), sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum SP2 Timika, Rabu (28/7/2021).

Acara pemakaman itu diawali dengan misa requiem atau misa untuk orang meninggal yang dipimpin Pastor Yosep Ikikitaro, Pr.

Misa yang dimulai sekitar Pukul 08.00 WIT diikuti oleh keluarga, sahabat, kerabat, ASN termasuk sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab Mimika.

Usai misa, dilanjutkan dengan acara sambutan oleh pihak Pemkab Mimika dan keluarga setelah itu dilakukan acara penyerahan jenazah dari pihak keluarga ke pihak Pemkab Mimika untuk dimakamkan.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yulianus Sasarari dalam sambutannya mewakili Bupati Mimika mengatakan, siang hari sebelum ayah 3 anak yang lahir pada 8 Juli 1974 di Kampung Rumaat, Kepulauan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara ini meninggal, ia bersama almarhum mengikuti rapat pembentukan Panitia HUT RI ke-76 di ruang rapat lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP3.

Bahkan setelah rapat mereka masih berbincang bersama, setelah itu beberapa jam kemudian ia mendapat berita duka, suami dari Kristin Helyanan ini telah dipanggil Tuhan.

“Pada hari Senin (26/7/2021) atas perintah dari Bapak Sekda kami para asisten dan staf ahli diminta untuk memimpin dan jadi Pembina apel pada OPD-OPD terluar di pusat pemerintahan. Saya ditugaskan untuk pimpinan apel di Dinas Peternakan dan almarhum terkasih, Bapak Paskalis ditugaskan untuk pimpin apel di Dinas Lingkungan Hidup, sementara Ibu Asisten 3 di Pusat Pemerintahan. Namun karena merasa kurang sehat, Bapak Paskalis menelepon Kadis Lingkungan Hidup bahwa dia tidak bisa Pimpin apel, Pak Kadis silakan Pimpin,” cerita Sasarari dalam sambutannya.

Kemudian setelah apel, sesuai petunjuk Sekda, dilanjutkan rapat pembentukan panitia HUT RI di Lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan SP3. Saat itu almarhum dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Setda Mimika, turut hadir dalam rapat tersebut.

“Atas petunjuk Bapak Sekda, saya harus pimpin rapat. Kebetulan saya ditunjuk sebagai ketua panitia 17 Agustus 2021. Di sebelah saya Bapak Asisten 2, di samping Bapak Asisten 2 Bapak Almarhum Paskalis. Setelah kami rapat kira-kira jam 11.00 WIT saya turun dari ruangan saya dan ketemu dengan almarhum di lantai bawah, saya bercerita sebentar dengan dia. Saya minta pamit, saya bilang, Pak saya keluar sebentar nanti saya balik lagi. Pak Paskalis juga sampaikan kepada saya kalau dia juga mau pulang karena kondisinya kurang sehat. Sore harinya pas saya di jalan dalam perjalanan pulang dari Kantor DPRD ke Perumahan Pemda di SP 2, saya ditelepon Ibu Asisten 3 kalau Bapak Paskalis teman sekerja kita telah dipanggil Tuhan,” kata Sasarari.

Dalam perjalanan Sasarari merenungkan peristiwa iman tersebut. Ia bertanya dalam hati, mengapa temannya pergi secara tiba-tiba, baru beberapa jam lalu ia berbicara dengannya dan kemudian mendapat kabar almarhum sudah dipanggil Tuhan.

“Tapi setelah itu saya sadar dan saya ingat di dalam Alkitab pada Kitab Pengkhotbah Pasal 3 ayat 1 dan ayat dua, dikatakan bahwa segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal. Saya juga mengingat 1 bagian di dalam Alkitab di dalam pengkhotbah pasal 7 ayat 2, di sana dikatakan pergi ke rumah duka daripada ke rumah pesta karena di rumah duka kita akan melihat kesudahan daripada umat manusia dan setiap kita yang masih hidup kita memperhatikan itu,” ungkap Sasarari mengutip Firman Tuhan dalam Alkitab.

Pada kesempatan itu mewakili Bupati Mimika, Wakil Bupati Mimika dan Sekda Mimika, Sasarari menyampaikan ungkapan duka cita.

“Kita kehilangan orang yang kita kasihi, atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” ujarnya. (YOSEFINA) 

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar