Dugaan Pemotongan BST di Mimika Barat, Dinsos Mimika: “No Comment”

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte mengaku “No Comment” dengan informasi adanya dugaan sebagian warga di 7 kampung di Distrik Mimika Barat yang seharusnya menerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos sebesar Rp 300 ribu per-KK tapi malah dipotong dan warga hanya menerima kisaran puluhan ribu rupiah.

Menurut dia, pihaknya sebelumnya telah menyampaikan kepada pemerintah Distrik bahwa uang tersebut harus tepat sasaran, tepat guna, tepat administrasi dan tepat waktu.

“Kami sudah ingatkan ke distrik bahwa uang tersebut harus tepat sasaran, tepat guna, tepat administrasi dan tepat waktu. Kalau di luar itu, saya no comment. Jika ada laporan terkait dugaan pemotongan maka itu meupakan tugas kepolisian untuk menyelidikinya dan bukan tugas Dinsos,” kata Yumte di kantor DPRD Mimika, Rabu (28/7/2021).

Sebelumnya di tanggal 27 Juli 2021, Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme mengatakan, kasus ini perlu diselidiki hingga tuntas mengingat hal itu dikeluhkan masyarakat.

Menurut Aleks, Kantor POS sebagai penyalur BST harus benar-benar mengkaji dan berkoordinasi dengan pemerintah di kampung agar jangan ada pemotongan administrasi dan yang lainnya.

“Kasihan juga masyarakat kalau hanya dengan besaran anggarannya saja, tapi setelah terima ternyata tidak sesuai dengan yang mereka tahu. Yang saya dengar itu sangat banyak yang mengeluh,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar