Info Karyawan Freeport Meninggal Dunia Usai Divaksin Itu Hoax!

Bagikan Bagikan
Foto karyawan PTFI meninggal dunia yang tersebar di medsos (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Manajemen PT. Freeport Indonesia (PTFI) melalui Vice Presiden Bidang Government Relation PTFI, Jhoni Lingga membantah adanya seorang karyawan PTFI meninggal dunia usai divaksin.

Jhoni mengatakan, sangat disayangkan adanya penyebaran berita bohong (Hoax) tersebut karena seolah-olah mengajak yang lainnya untuk jangan mau divaksin.

Menurut dia, foto yang saat ini tersebar di masyarakat melalui media sosial merupakan karyawan divisi Elektrikal di wilayah Tembagapura berinisial NS. Namun NS meninggal dunia bukan lantaran usai divaksin.

“Informasi itu tidak benar. Foto itu sudah menunjukkan seolah-olah sebagai ajakan bahwa jangan mau divaksin. Foto yang tersebar itu karyawan berinisial NS yang meninggal di tanggal 17 Juli, tapi bukan usai divaksin. Dia divaksin sudah jauh hari sebelumnya. Saya tidak bisa sampaikan apa penyakitnya, karena itu tugasnya dokter,” ungkap Jhoni saat dihubungi Salam Papua via telepon, Minggu (18/7/2021).

Perlu diketahui bahwa vaksinasi bukan jaminan untuk kemudian tidak terpapar covid-19. Program vaksin yang dilaksanakan PTFI juga berdasarkan prosedur yang ditetapkan Pemerintah dari pusat maupun Dinkes Mimika.

Vaksinasi di PTFI tetap akan dilakukan karena selain menjalankan Prokes ketat untuk covid-19, vaksinasi juga merupakan cara yang harus dilakukan untuk herd immunity.

Sampai saat ini sudah ada 9.300 karyawan yang telah divaksin, 3000 orang di antaranya telah divaksin secara lengkap yaitu dua dosis. PTFI akan terus melaksanakan vaksinasi gotong royong seperti yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kita laksanakan vaksinasi gotong royong itu kecepatannya mencapai 500 hingga 600 orang per hari. Stok vaksin gotong royong kita juga sudah mulai datang secara bertahap,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM bahwa informasi tersebut tidak benar. Karyawan NS, lanjut dia, memiliki riwayat penyakit penyerta.

“Terkait dgn informasi yg beredar bahwa karyawan freeport (PTFI) yang meninggal dunia karena vaksin itu tidak benar. Alm. NS adalah karyawan PTFI yang mengikuti vaksin pertama tanggal 7 juli 2021. Sebelum meninggal, almarhum sebenarnya sedang sakit,” ungkap Wabup John melalui pesan Whatsapp yang diterima Salam Papua, Minggu sore (18/7/2021).

Untuk diketahui, tanggal 17 Juli 2021 warga Timika digegerkan dengan postingan pada akun Facebook milik seorang warga yang kemudian ditandai ke Facebook warga lainnya.

Postingan foto tersebut diberi keterangan “ Vaksin itu apa sebenarnya, Krn setelah vaksin jg (juga) mati, tdk (tidak) vaksin juga mati... New info! Karyawan PTFI Meninggal Dunia usai divaksin di area PTFI (17/07/21)”. (Acik/Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar