Konstruksi Jalan Trans Nabire Tidak Kuat, Sering Rusak Saat Hujan

Bagikan Bagikan
Iptu Y. Sera Ayatanoi bersama pihak Balai PU Provinsi Papua dan Kontraktor saat mengecek jalan terputus di Trans Nabire (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Warga di wilayah jalan trans Nabire menilai bahwa konstruksi jalan yang dibangun Balai PU Provinsi Papua di wilayah tersebut tidak kuat sehingga sering rusak bahkan amblas di saat hujan.

“Tanggal 4 Juli terjadi lagi. Jalanan terputus gara-gara cor tailingnya amblas. Kenapa kualitas jalannya begitu?,” ungkap Walken Wanggai kepada Salam Papua, Selasa (6/7/2021).

Walken mengaku bukan hanya di wilayah PT PAL, tetapi rendahnya kualitas konstruksi bisa dilihat mulai dari lampu merah Kuala Kencana, Mayon dan seterusnya. Sebab, sangat banyak titik yang berlubang.

“Itu jalur kebanyakan truk besar yang melintas, jadi seharusnya bangun jalannya juga harus kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y. Sera Ayatanoi mengaku, dirinya bersama pihak Balai PU Provinsi dan pihak kontraktor telah melakukan pengecekan jalan yang putus tersebut.

“Ya, kami sudah cek ke sana. Betul ada satu titik yang rusak akibat hujan deras. Tidak ada korban jiwa karena tidak ada kendaraan yang melintas saat kejadian,” ungkap Iptu Sera saat dihubungi via telepon.

Dijelaskan, lantaran jalanan terputus, setiap kendaraan yang lewat terpaksa membuat jalan alternatif, sehingga aktivitas masih berjalan seperti biasa.

Menurut dia, masyarakat di sekitar lokasi sempat memberhentikan pengerjaan jalan dengan alasan karena jalan tersebut sering putus, sehingga harus diadakan upacara adat agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Kami dari Pihak Kepolisian Sektor Kuala Kencana sangat perihatin atas musibah ini, akan tetapi kejadian ini adalah kehendak Tuhan, kita tidak bisa melawan kehendak Tuhan. Kita harus belajar atas kejadian ini bagaimana caranya supaya kejadian ini tidak terulang kembali,” tuturnya.

Diharapkan juga agar upacara adat dapat dilaksanakan dan pengerjaan jalan juga dapat berjalan karena jalan ini adalah jalan provinsi yang menghubungkan dua kabupaten yaitu kabupaten Mimika dan  Dogiyai atau Paniai. Selain itu agar aktivitas sehari-hari masyarakat yang bekerja di PT. PAL tidak terhambat.

Sedangkan Kepala Seksi Pekerjaan Jalan Balai PU Provinsi Papua, Imin,ST mengatakan, pihaknya bersama kontraktor akan berusaha secepatnya menyelesaikan perbaikan pengerjaan jalan yang rusak tersebut.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan masyarakat dapat menggunakan jalan untuk aktivitas sehari-hari,” kata Imin. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar