Mantan Kepala BKD Mimika Paskalis Kirwelakubun Dimakamkan Besok di TPU SP2

Bagikan Bagikan
Alm. Paskalis Kirwelakubun (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang kini menjadi Badan Kepegawaian Daerah dan SDM (BKDSDM) Kabupaten Mimika, Paskalis Kirwelakubun akan dimakamkan besok, Rabu (28/7/2021) Pukul 08.00 WIT (sebelumnya disebutkan pukul 10.00 WIT) di tempat pemakaman umum (TPU) SP2 Timika, Papua.

Hal ini diungkapkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yulianus Sasarari saat ditemui di rumah duka Jalan SP2, jalur 2 Timika, Papua.

“Jadi ibadah penguburan dimulai jam 10.00 WIT. Nanti setelah ibadah, pihak gereja menyerahkan jenazah ke pihak pemerintah untuk dilakukan prosesi pemakaman di TPU SP2,” kata Sasarari.

Sasarari menyebutkan belum mengetahui secara jelas penyebab kematian dari Paskalis Kirwelakubun namun ia mengaku sedih kehilangan sosok pejabat yang baik, bertanggung jawab dengan pekerjaannya dan humoris.

“Saya mengenal beliau sosok yang baik, bersahaja dan humoris, dia sangat bertanggungjawab dalam pekerjaanya. Semoga dia mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan,” ujarnya.

Pantauan Salam Papua banyak orang datang melayat di rumah duka dan lebih banyak dari ASN di lingkup Pemkab Mimika termasuk sejumlah pimpinan OPD. Semua pelayat yang hadir menggunakan masker. 

Tampak juga Asisten 3 Setda Mimika, Hendriete Tandiyono berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait ritual pemakaman besok.

Seperti diberitakan sebelumnya Paskalis Kirwelakubun tutup usia pada Senin (26/7/2021) 17.26 WIT dalam usia 47 tahun.

Jenazah yang sebelumnya di ruang IGD Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) sudah diserahkan ke pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka Jalan Cenderawasih SP2, Jalur 2, Timika, Papua.

Anak pertama dari 6 bersaudara ini yang pernah menjabat sebagai Kepala Distrik Mimika Timur dan sekarang menjadi Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Setda Mimika ini meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. (YOSEFINA)


Catatan Redaksi: Isi berita ini ada sedikit perubahan setelah ada informasi terbaru yang diterima wartawan Salam Papua

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar