Mulai 1 Agustus Semua Kantor dan Lingkungan Masyarakat di Mimika Wajib Pasang Umbul-Umbul

Bagikan Bagikan

Suasana rapat pembentukan panitia HUT RI ke-76 di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Mimika (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Asisten 1 Setda Mimika yang juga sebagai Ketua Panitia HUT RI ke-76 tahun 2021, Yulianus Sasarari menegaskan bahwa mulai tanggal 1 Agustus 2021 semua kantor dan lingkungan masyarakat di Kabupaten Mimika wajib memasang umbul-umbul untuk menyemarakkan HUT RI.

“Intinya mulai tanggal 1 Agustus nanti semua lingkungan perkantoran dan lingkungan masyarakat wajib memasang umbul-umbul sebagai tanda kita dalam suasana HUT RI. Nanti juga akan ada surat edaran Bupati Mimika terkait ini,” kata mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Mimika yang biasa disapa Sasarari ini, usai rapat pembentukan panitia HUT RI ke-76 di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Mimika, Senin (26/7/2021).

Ia mengatakan, untuk logo dan tema HUT RI tahun ini sedang dikeluarkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

“Pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Sekretariat Negara sedang mengeluarkan tema dan logo HUT kemerdekaan ke-76, tinggal kita komunikasikan,” katanya.

Sementara untuk kegiatan-kegiatan secara nasional yang biasa dilakukan saat upacara pada tanggal 17 Agustus nanti masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Juga belum ada kebijakan dari pimpinan daerah terkait kegiatan-kegiatan lain menyongsong perayaan 17 Agustus ini.

“Belum ada kebijakan apalagi di masa pandemi Covid-19, tapi sebagai panitia kita tetap siap terutama terkait dengan kesiapan upacara ini. Khusus untuk Angggota Paskibra anak-anak kita yang tahun lalu kibarkan bendera mereka sudah tamat, kita cari mereka kalau masih ada di Timika kita bisa pakai lagi mereka, kalau sudah tidak di Timika kita cari alternatif lain,” ujarnya.

Untuk kegiatan kebersihan menjelang HUT RI ini, lanjut Sasarari, dilakukan di lingkungan masing-masing mulai tingkat RT sampai Distrik.

“Secara teknis nanti jadi tanggung jawab pihak RT, kampung, kelurahan dan distrik diatur sedemikian rupa supaya tidak mengumpulkan banyak orang,” ungkapnya.

Ketika ditanya terkait anggaran untuk HUT RI Sasarari mengaku tidak mengetahui hal itu.

“Anggaran saya tidak tahu,” pungkasnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar