Papaua Akan Terapkan Pembatasan Aktivitas

Bagikan Bagikan

Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua William Manderi. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua William Manderi, menyatakan, provinsi itu segera melakukan pembatasan aktivitas warga guna menekan penyebaran Covid-19. 

Bagaimana bentuk pembatasan yang dimaksud masih menunggu hasil rapat Gubernur Papua dengan forkopimda, termasuk apakah pembatasan itu diberlakukan ke seluruh daerah atau tidak, kata Manderi di Jayapura. 

Diakui, pembatasan aktivitas warga dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 mengingat Papua akan menjadi tuan rumah PON XX dan Peparnas yang akan dilaksanakan di empat kota di tiga kabupaten dan kota. 

Empat kota yang menjadi lokasi pelaksanaan PON XX yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, dan Timika. 

Karena itulah selain melakukan pembatasan aktivitas warga, pihaknya juga akan gencar melakukan vaksinasi sehingga herd immunity terwujud. 

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 25 Tahun 2021, tercatat tiga daerah di Papua yang masuk level 4 yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika. 

Daerah lainnya masuk level 3 dan 2. Manderi berharap dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas warga dapat menekan penyebaran Covid-19 di Papua. 

Masyarakat juga diminta selalu mematuhi protokol kesehatan, harap Manderi yang juga menjabat Kepala BNPB Papua. 

Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Jayapura Whendy secara terpisah mengaku pihaknya mulai 1 Agustus tidak lagi menjual tiket untuk penumpang yang akan bepergian ke daerah lain. 

Keputusan itu dilakukan untuk mengantisipasi diberlakukannya pembatasan aktivitas warga, aku Whendy. 

Secara kumulatif hingga Kamis (29/7/2021) kasus Covid-19 di Papua mencapai 34.726 orang positif, 26.873 orang sembuh, 7.018 orang dirawat dan 835 orang meninggal. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar