Setubuhi Gadis 14 Tahun, Sopir Truk di Timika Terancam 15 Tahun Penjara

Bagikan Bagikan
Pelaku saat dimintai keterangan di ruang Satreskrim Polres Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – SL yang berprofesi sebagai sopir truk di Timika diciduk anggota Satreskrim Polres Mimika lantaran dilaporkan telah menyetubuhi seorang gadis berusia 14 tahun secara paksa.

SL melancarkan aksi bejatnya di dalam kamar kos milik sahabatnya di Irigasi Timika tanggal 14 Juli 2021 sekitar pukul 00.00 WIT.

Perbuatannya pun dilaporkan korban ke orang tuanya, yang kemudian orang tua korban melaporkan ke Polres Mimika tanggal 17 Juli 2021.

“Tanggal 17 Juli yang datang lapor itu ayah dari korban. Pelaku itu sopir truk. Pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun. Sekarang sudah diamankan di mile 32,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, Kamis (29/7/2021).

Menurut keterangan korban, keduanya saling kenal sejak lama dan biasa menumpang truknya. Pada hari kejadian, sekitar pukul 14.00 WIT korban pulang dari rumah temannya di jalan Cenderawasih jalur Mapurujaya.

Saat itu, korban bersama temannya berinisial C hendak pulang ke rumahnya, tetapi korban memilih naik truk, dimana korban pun menahan satu truk yang ternyata dikemudikan pelaku SL.

Namun bukannya diantar ke rumah korban, pelaku malah merayu agar korban mengikutinya ke jalan Pendidikan dan ke Budi Utomo untuk bongkar muatan.

Kemudian, sekitar pukul 15.00 WIT pelaku dan korban sama-sama ke SP1 untuk bongkar muat dan selanjutnya pukul 15.30 WIT pelaku membawa korban ke Poumako untuk mengambil muatan. Sekitar pukul 17.00 WIT, pelaku dan korban kembali ke SP1 tempat parkiran truk. Sekitar pukul 17.30 WIT menggunakan motor, pelaku mengajak korban ke rumah adiknya yang ada di Irigasi dengan alasan untuk charge HP, akan tetapi saat tiba di lampu merah Hasanuddin, jalanan telah dipalang petugas PPKM. Dengan demikian, pelaku mengajak korban untuk kembali ke rumah kos milik adik pelaku yang ada di Irigasi.

Setibanya di kos, korban disuruh masuk oleh pemilik kos agar menunggu di kamar. Pada jam 00.00 WIT, pelaku masuk ke kamar dan mengunci pintu lalu datang menghampiri korban dan melancarkan aksinya secara paksa.

Korban dibaringkan di atas kasur, lalu salah satu tangan pelaku menahan tangan korban dan satu tangannya membuka paksa celana korban. Pelaku pun menyetubuhi korban hingga korban tak berdaya.

“Korban selalu bilang untuk segera mengantar pulang, setiap ajakan pelaku untuk ke SP1, ke Poumako dan tempat lainnya, tapi pelaku menahannya,” kata AKP Hermanto. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar