Status Anggota DPRD Mimika Masih Jadi Polemik, Rapat Paripurna Tetap Digelar Beso

Bagikan Bagikan
Alex Tsenawatme (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) – Meskipun status keanggotaan DPRD Mimika masih dalam polemik, namun rapat Paripurna membahas LKPJ dan Raperda PP-APBD tetap digelar.

Polemik ini dikarenakan anggota DPRD periode 2014-2019 yang meminta Gubernur Papua Lukas Enembe mencabut surat keputusan nomor 155/266 tahun 2019 tentang peresmian keanggotaan DPRD Mimika periode 2019-2024 berdasarkan keputusan kekuatan hukum tetap atau 'inkraht' nomor 2. INKHRAT/2020/PTUN.JPR.

Walaupun begitu, Anggota DPRD Mimika periode saat ini tetap akan melaksanakan rapat paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Mimika dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PP-APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2020.

Pembukaan Rapat Paripurna 1 masa sidang 2 tersebut rencananya akan dilakukan pada Rabu (7/7/2021) Pukul 14.00 WIT di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mimika. Kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna II masa sidang II dalam rangka pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Mimika terhadap Ranperda PP- APBD Mimika Tahun Anggaran 2020, pada Kamis (8/7/2021) yang dimulai Pukul 10.00 WIT.

“Rapat Paripurna tetap kita lakukan pada hari Rabu dan Kamis karena ini sesuai dengan hasil rapat Bamus,” ungkap Wakil Ketua 1 DPRD Mimika, Alex Tsenawatme kepada Salam Papua di Gedung DPRD Mimika, Selasa (6/7/2021).

Ia menjelaskan, terkait kekuatan hukum tetap atau inkraht nomor 2. INKHRAT/2020/PTUN.JPR, Pemerintah Provinsi Papua sudah melakukan pertemuan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Setelah pertemuan secara resmi disampaikan bahwa saat ini Gubernur Papua, Lukas Enembe sedang karantina, dan surat dari Pemkab Mimika yang sudah dibahas itu akan disampaikan kepada Gubernur.

“Dan nanti jawabannya melalui surat resmi sebelum jatuh tempo 60 hari sesuai dengan Amar Putusan Mahkamah Agung ,” kata Alex.

Ia menyebutkan sebelum ada keputusan penarikan SK nomor 155/266 tahun 2019 tentang peresmian keanggotaan DPRD Mimika periode 2019-2025, maka anggota DPRD periode saat ini tetap aktif seperti biasa.

“Termasuk agenda rapat paripurna besok tetap kami lakukan,” ujarnya.

Ia mengatakan, ke depan apapun keputusan dari Gubernur terkait hal ini pihaknya tetap menerima.

“Apapun keputusan Gubernur nanti kami tetap terima karena pastinya kami akan lanjut lagi,” katanya.

Sementara itu Sekda Mimika, Michael Gomar ketika ditemui Salam Papua di Hotel Horison Ultima Timika mengaku akan mengikuti agenda sesuai dengan hasil rapat Bamus DPRD Mimika.

“Prinsipnya kami dari eksekutif sudah memberikan materi baik itu LKPj Bupati Mimika maupun Raperda PP-APBD tahun 2020 kepada dewan untuk dipelajari. Saat ini kami di eksekutif juga sedang menyiapkan materi RAPBD Perubahaan,” ujar Gomar. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar