34 Hari Jelang PON XX Papua, Euforia di Mimika Belum Terlihat

Bagikan Bagikan
Sepanjang jalan Cendrawasih belum terlihat umbul--umbul dipasang untuk memeriahkan PON XX Papua (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XX Papua khususnya di Kabupaten Mimika tidak terlihat euforia atau semarak PON yang digaungkan.

Hal tersebut merupakan kritik ketua Presidium PMKRI Cabang Timika Santa Theresia, John Rifaldo FautngilYanan. Dia menilai euforia dalam memeriahkan PON tidak terlihat sama sekali.

"Terhitung hari ini pelaksanaan PON XX tersisa 34 hari lagi, beberapa ruas jalan seperti jalan Budi Utomo, Hasanudin, jalan Ahmad yani, Yussodarso dan Cendrawasih belum ada umbul-umbul, dan poster yang dipasang dalam menyambut PON. Kita lihat di media sosial itu banyak sekali flyer-flyer yang dibagikan guna mendukung perhelatan PON XX, namun di masyarakat minim hal itu disadari bahkan biasa-biasa saja," ungkap John Kepada Salam Papua, Sabtu (28/8/2021).

Ia berharap panitia PON melalui bidang Promosi dapat melakukan sosialisasi dan mengajak serta masyarakat mulai dari tingkat RT, RW, Desa, kelurahan, Distrik, LSM, Komunitas, organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan PON XX Papua khususnya di Mimika.

"Masyarakat harus diajak untuk berpartisipasi dengan cara pasang umbul-umbul di lingkungannya, menjaga kebersihan lingkungan, sehingga perhelatan PON bukan hanya dirasakan di kalangan penyelenggara PON namun sampai ke masyarakat akar rumput," ujarnya.

Sementara itu Ketua HMI Komisariat Mimika, Muhamad Amin mengatakan indikator untuk melihat meriahnya pelaksanaan PON tidak hanya dilihat dari banyaknya umbul-umbul dan atribut PON yang terpasang di pinggir jalan, tetapi PON hadir di tanah Papua bisa membawa dampak positif kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kita sangat berharap hadirnya PON dapat membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, memperkenalkan budaya lokal, memperkenalkan kerajinan tangan. PON juga harus bisa menjadi pengembangan olahraga di tanah Papua khususnya di Kabupaten Mimika. Kita tidak mau perhelatan PON di Mimika hanya bernuansa bingkai saja namun harus menyentuh ke seluruh lapisan masyarakat. Ini belum maksimal diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika," kata Amin. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar