4 Hari Lagi 67 Unit Bus Untuk PON XX Tiba di Timika

Bagikan Bagikan
Bus-Bus dari Kementerian Perhubungan yang diberikan untuk pelaksanaan PON XX Papua (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Mendukung pelaksanaan PON XX di Papua, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan telah mengirimkan bus yang akan digunakan pada pelaksanaan PON tersebut.

Bus-bus ini dikirim menggunakan 2 unit kapal laut, Dharma Kencana VII dengan tujuan Jayapura keberangkatan tanggal 24 Agustus 2021 dan rencana tiba di Jayapura pada tanggal 31 Agustus 2021 dengan  jumlah bus yang dikirim 316. 

Sementara KMP Dharma Rucitra 1 dengan tujuan Timika dan Merauke, keberangkatan tanggal 21 Agustus rencana tiba di Timika pada tanggal 28 Agustus dan melanjutkan di Merauke pada tanggal 31 Agustus dengan jumlah bus yang dikirim 112 unit (67 unit untuk Kabupaten Mimika dan 45 Unit untuk Kabupaten Merauke.

67 unit bus itu terdiri dari 25 mikro bus dengan kapasitas 15 Seat dan 42 jenis medium bus dengan kapasitas 26 seat.

Koordinator bidang tiga PB PON Sub Mimika, Henriete Tandiono yang membawahi Bidang Konsumsi, Akomodasi, Transportasi dan Keamanan,  mengakui hal tersebut.

"Empat hari lagi bus-bus itu tiba di Timika, tapi kita masih punya kendala karena tidak punya pool (garasi) bus. Kemarin kita sudah usulkan untuk ada pool bus tapi tidak diakomodir PB PON. Untuk itu rencananya bus-bus ini akan ditempatkan di kantor Dinas perhubungan jalan C. Heatubun dan Kantor Penguji Kendaraan di Jalan Sp2," ujarnya.

Bus yang dikirim langsung dari Jakarta tersebut bersamaan dengan supir yang sudah dilatih sesuai dengan jumlah bus.

"Tapi nanti ada supir pendamping dari Timika yang dilatih karena supir-supir yang didatangkan itu belum tahu daerah sini," terangnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Mimika, Iptu Devrizal menambahkan, selain bantuan bus dari Kementerian Perhubungan, ada pula bantuan dari Korlantas Mabes Polri sebanyak 3 unit roda 4 dan 11 unit roda dua.

"Kendaraan roda 2 dan roda 4 itu untuk pengawasan lalu lintas dan pengamanan rute. Ini sudah cukup untuk kegiatan pengawalan baik dari Bandara menuju penginapan (kedatangan), penginapan menuju ke Venue dan penginapan menuju Bandara pada saat pulang, karena nantinya akan ditambah lagi dengan kendaraan yang sudah ada di sini, jadi cukup untuk pengawalan dan pengamanan," tutur Iptu Devrizal. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar