Banyak yang Belum Mau Divaksin, Puskesmas Mapurujaya Terus Lakukan Pendekatan ke Masyarakat

Bagikan Bagikan
Tim Vaksinator Puskesmas Mapurujaya saat memberikan vaksinasi kepada masyarakat (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Cakupan vaksinasi kepada masyarakat di wilayah Distrik Mimika Timur (Miktim) belum mencapai 50 persen.

Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga mengatakan, hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mau untuk divaksin.

Namun tenaga kesehatan hingga kini masih terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar segera divaksin.

"Kalau target semua harus divaksin, tapi kami harus memikirkan masyarakat kami yang sampai sekarang belum mau menerima vaksin, sehingga kami tetap bersabar dan memberikan edukasi," ungkap Ona Bunga kepada Salam Papua melalui pesan WhatsApp, Senin (23/8/2021).

Vaksinasi di wilayah pelayanan Puskesmas Mapurujaya dilakukan setiap hari Kamis dan Sabtu mulai jam 12 siang hingga jam 3 sore.

"Sementara kami hanya buka di Puskesmas. Kami memang ada rencana untuk melakukan vaksinasi ke setiap kampung, tapi kami harus konfirmasi dulu bersama kepala distrik dan kepala-kepala kampung, dikarenakan sebagian besar masyarakat belum mau untuk divaksin," ungkapnya.

Sementara itu untuk vaksinasi kepada guru, Ona mengatakan, hampir semua guru sudah menerima vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.

"Kalau vaksinasi kepada pelajar, kami dari pihak Puskesmas akan menyurat dulu ke sekolah agar tiap sekolah membuat surat izin vaksin ke orang tua. Kalau orang tua mengizinkan kami akan vaksin, kalau tidak, maka kami tidak akan melakukan vaksin. Kami tidak mau ceroboh, karena itu hak dari sekolah jangan sampai kami vaksin terus orang tua mereka tidak memberikan izin, otomatis kami yang akan disalahkan dengan pihak sekolah. Tapi sebelum lakukan vaksin ke sekolah, kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu," tuturnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar