Dalam 10 Hari Terakhir Kasus Baru Covid-19 Menurun, Namun Mimika Tetap PPKM Level 4

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, pada Kamis (12/8/2021), mengatakan bahwa Kabupaten Mimika masih akan tetap berada pada PPKM level 4 meskipun kasus baru Covid-19 dan kasus kematian di Mimika dalam 10 hari menurun.

"Mimika jangan dulu turun ke level 3 karena kasus kematian akibat Covid-19 masih saja terjadi dan vaksinasi juga belum mencapai 30 persen," ujarnya.

Rey optimis, jika Mimika masih pada PPKM level 4 maka angka penyebaran dan kasus kematian bisa terus ditekan.

"Dalam 10 hari terakhir kasus aktif tersisa 800, dan rata-rata spesimen yang diperiksa hanya 14 persen yang positif dan ini menurun dibandingkan sebelumnya. Pasien yang sembuh juga meningkat dan kasus kematian juga terus menurun. Sebelumnya dalam sehari terdapat 5 kasus kematian, sekarang menurun hanya 3 kasus kematian dalam sehari, dan ini terjadi pada saat PPKM level 4, sehingga pada saat evaluasi nanti kita tetap pertahankan ini," terangnya.

Jumlah keseluruhan warga Mimika yang telah divaksin, lanjut dia, baru mencapai 82.836 orang sedangkan targetnya 125.000 orang yang harus terima vaksinasi sebelum 17 Agustus.

Dia mengaku vaksinasi tidak mencapai target karena vaksin yang didatangkan ke Mimika berjumlah sedikit.

"Minggu depan rencana kita akan mulai lagi dengan vaksinasi booster atau dosis ketiga. Rencana kita akan mulai dari tenaga kesehatan yang tidak memiliki komorbit dan penyintas. Sementara kita juga sudah lakukan Vaksinasi untuk anak," ungkapnya.

Dia menambahkan, vaksinasi dilakukan digerai yang disediakan. Dinas kesehatan melalui tim Vaksinator juga akan membuka vaksinasi di tiap sekolah, namun sebelum melakukan vaksinasi, Dinkes akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan.

Menurutnya, anak-anak wajib untuk divaksin. Pasalnya, banyak anak-anak yang terpapar Covid-19. Terhitung mulai Januari hingga Agustus 2021, jumlah anak yang berusia di bawah 10 tahun mencapai 132 orang yang terpapar Covid-19, sedangkan pelajar yang terpapar sebanyak 80 orang. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar