Dana Desa Kampung Atuka 2021 Sebesar Rp 2 Miliar, Digunakan Untuk Pembangunan, Pelatihan dan Bantuan Sosial

Bagikan Bagikan

Kepala Kampung Atuka Arnoldus Natikapereyau (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Kampung Atuka, Arnoldus Natikapereyau mengungkapkan di tahun 2021 Kampung Atuka mengelola dana desa (DD) sebesar Rp 2 Miliar.

Kepada Salam Papua dia menyampaikan DD tersebut digunakan untuk pembangunan di bibir pantai yang bisa menahan abrasi atau pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut.

"Penahanan yang kita bangun setinggi tiga meter dengan panjang 180 meter. Ini juga masih kurang sehingga kita akan mendorong lagi melalui Musrenbang Kampung dan Kecamatan agar ada pembangunan lanjutan," ungkapnya, Rabu (18/7/2021).

Selain itu, kampung Atuka juga menggunakan DD untuk membangun satu unit rumah layak huni kepada masyarakat Kampung Atuka.

"Anggaran kita terbatas jadi sementara kita bangun satu unit saja. Kita akan tambah lagi jika anggaran kita cukup, karena memang banyak masyarakat di sini yang membutuhkan rumah layak huni," ujarnya.

Tambah Arnoldus, tahun ini dengan dana desa kampung, Atuka juga akan mengadakan pelatihan menjahit jaring.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya para nelayan. Sebab selama ini jaring milik masyarakat yang telah rusak langsung dibuang begitu saja dan tidak lagi digunakan. Hal itu dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana menjahit jaring yang baik dan benar.

"Untuk pelatih kita ambil dari masyarakat lokal yang memang punya keahlian menjahit jaring. Kita sengaja ambil dari lokal biar keuangan tidak berputar ke orang lain," kata Arnoldus.

Kemudian, dana desa kampung Atuka juga digunakan untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti memberikan bantuan makanan tambahan bagi anak gizi buruk.

"Kita juga berikan bantuan berupa peralatan sekolah kepada para pelajar," ujarnya.

Sementara itu Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tetap diberikan kepada setiap KK dari 400 kepala keluarga. Setiap KK menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 300.000. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar