Data Penerima Tidak Sesuai, BST di Tembagapura Belum Disalurkan

Bagikan Bagikan
Thobias Yawame (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Data penerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos RI tidak jelas, Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame mengaku belum bisa salurkan ke masyarakat.

Thobias mengatakan bahwa BST tersebut telah diambil tetapi belum disalurkan karena takut adanya kecemburuan sosial di tengah masyarakat akibat ada yang dapat dan ada yang tidak dapat.

Sebab, di Tembagapura ada 13 kampung tetapi ada dua kampung yang memang tidak dapat BST lantaran datanya tidak dimasukkan. Kemudian ada beberapa kampung yang hanya dua orang saja yang dapat, sedangkan yang lainnya tidak dapat.

“Jumlah data penerima itu tidak sampai 100 % yang dapat BST. Ini kan bahaya kalau kita bagi? Sekarang saja banyak masyarakat yang datang kejar, karena mereka sudah dengar adanya BST. Uangnya sudah ada, tapi saya belum bagikan. Susah kalau kita kasih lima warga saja, karena masyarakat lainnya akan serang kita. Data itu dari mana?” katanya, Selasa (17/8/2021).

Selain jumlah penerima yang kurang di setiap kampung, jumlah uang juga sangat kurang untuk dibagikan jika dibandingkan dengan jumlah penerima. Dimana jumlah yang paling besar berkisar di bawah Rp 40 juta dan Rp 30 juta.

“Kita tidak tahu data yang di Kemensos itu data yang diambil dari nama?” ujarnya.

Menurut dia, untuk BLT Dana Desa mulai dibagikan tanggal 18 Agustus 2021. 13 kampung akan mendapat BLT DD tersebut, akan tetapi jumlah KK penerima bervariasi sesuai data yang diberikan masing-masing kepala kampung.

Setiap KK menerima Rp 1.500.000 per tiga triwulan. Saat ini merupakan pembagian triwulan kedua.

Dengan demikian, jika ada yang melapor tidak terima, maka itu tidak benar, karena semua kepala kampung juga sangat aktif dan saya pun ikut mengawas.

“Saya yakin untuk pembagian BLT DD ini lancar. Jumlah yang diterima itu bervariasi. Berarti tidak semua sama Rp 1,5 juta. Ada yang Rp 300 ribu ada yang Rp 200 ribu bahkan ada yang Rp 100 ribu,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar