Dua Wanita Lakukan Pelayanan Kesehatan dan Minta Uang, Kadinkes Mimika: Itu Penipuan, Lapor Saja ke Polisi

Bagikan Bagikan

Kadinkes Mimika, Reynold R. Ubra (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Beredar dua wanita berkerudung mengaku dari badan usaha yang bergerak di bidang kesehatan dan telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Mimika melakukan pelayanan kesehatan dan meminta uang kepada warga sebesar Rp 10.000 setiap individu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa itu merupakan penipuan.

"Ya, ini memang sekarang lagi beredar. Kami berharap masyarakat tidak percaya begitu saja, kalaupun itu petugas kesehatan yang melakukan pelayanan kesehatan seperti itu pasti membawa surat tugas dan mereka biasanya jalan lebih dari 2 orang," ungkap Rey ketika ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (12/8/2021).

Pria kelahiran Fak-Fak itu memastikan petugas kesehatan dari Puskesmas yang melakukan pelayanan seperti itu tidak ada pungutan biaya apapun.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19, Petugas kesehatan Puskesmas yang melakukan pelayanan kesehatan wajib Swab sebelum turun lapangan.

Sambungnya, petugas kesehatan yang melakukan pelayanan juga menggunakan pakaian dinas.

"Masyarakat jangan mudah percaya, dan saya pastikan petugas kesehatan tidak menerima pungutan pada saat melakukan pelayanan. Jadi kalau ada yang dapat begitu lapor saja ke polisi," ujarnya.

Diterangkan, Dinas kesehatan Kabupaten Mimika tidak pernah menyetujui badan usaha yang bergerak di bidang kesehatan untuk melakukan pelayanan kesehatan, terkecuali menjual produk kesehatan.

"Kalau mereka mengaku kerjasama dengan Dinas Kesehatan itu tidak benar. Setiap badan usaha yang bergerak di bidang kesehatan harus melaporkan kepada pemerintah setempat meskipun telah mengantongi izin dari pemerintah pusat," tegas Rey. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar