Gelar Rakerda, PDI-P Mimika Tetap Solid Bekerja Maksimal Bagi Kesejahteraan Masyarakat

Bagikan Bagikan
Ketua DPC PDI-P Mimika, Yohanis Felix Helyanan (Foto:SAPA/Jimmy)

SAPA (TIMIKA) – PDI-P Provinsi Papua menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang merupakan Program Kegiatan Partai atau Program Nasional yang ditetapkan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk seluruh daerah di Indonesia, .

Rakerda PDI-P tingkat Provinsi Papua yang terdiri dari 29 Kabupaten ini, digelar selama 2 hari, Jumat-Sabtu (20-21/8/2021).

Rakerda ini untuk melaporkan kegiatan Partai di daerah, terkait sudah sejauhmana sepak terjang DPC secara khusus di masing-masing daerah dalam menggerakkan mesin partai berlambang Banteng moncong putih ini. Seperti halnya terkait konsolidasi partai di daerah, termasuk sudah berapa banyak terbentuknya cabang, ranting dan anak ranting sebagai sayap partai di daerah, sampai ke tataran RT/RW di setiap distrik atau kecamatan.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Mimika, Yohanis Felix Helyanan mengatakan bahwa secara khusus DPC PDI-P Kabupaten Mimika selama ini telah melaksanakan program-program kerja yang langsung menyentuh kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

Dia mengungkapkan sejak tahun 2004 hingga saat ini, DPC PDI-P Kabupaten Mimika masih menyewa kantor sekretariat, tepatnya di jalan Restu Mimika. Namun untuk ke depannya telah diprogramkan dalam Rakerda ini bahwa DPC PDI-P Kabupaten Mimika akan membangun kantor sekretariat secara permanen di jalan Hasanuddin ujung Mimika.

“Saat ini DPC PDI-P Mimika telah memiliki aset berupa tanah, yang juga sebagai salah satu upaya dari Wakil Bupati Mimika sebagai kader partai, dimana nantinya akan dibangun kantor sekretariat DPC PDI-P Mimika secara permanen. Tanah ini sudah disaksikan langsung oleh DPD PDI-P Provinsi Papua, dan sudah ditimbun serta siap dibangun kantor sekretariat tersebut,” ujar pria yang akrab disapa John Tie ini.

Menurut dia, dalam 2 tahun ini DPC PDI-P Kabupaten Mimika telah melaksanakan berbagai program yang menyentuh masyarakat secara langsung.

“Dalam masa pandemi covid-19 ini, kami partai telah banyak melakukan berbagai kegiatan sebagai kepedulian terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Contohnya, pembagian APD ke tenaga-tenaga kesehatan di rumah-rumah sakit di Mimika dan juga ada beberapa kali melakukan pembagian sembako kepada masyarakat,” ujarnya.

Bahkan dia mengaku, DPC PDI-P Mimika tidak mau mengalah dan pesimistis dengan kondisi pandemi covid-19 yang saat ini terjadi. Hal ini dibuktikan dengan sumbangan sembako yang diberikan ke setiap daerah pemilihan kader partai.

“Bahkan kader partai harus mengeluarkan kocek sendiri untuk memberikan sumbangan sembako kepada masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing,” ungkapnya.

Di sisi lain, sebagai wakil rakyat yang dipercayakan masyarakat untuk duduk di kursi DPRD Mimika, juga selalu mendorong pemerintah daerah sebagai lembaga eksekutif untuk memberi perhatian khusus kepada kesejahteraan masyarakat.

Termasuk Wakil Bupati Mimika sebagai kader PDI-P juga sering memberi bantuan kepada masyarakat di masa pandemi covid-19 ini.

“Walaupun dengan beberapa kendala yang dihadapi, namun yang jelas kami antusias bahwa kami punya partai (PDI-P) tetap kompak dan solid telah bekerja secara maksimal untuk kepentingan masyarakat Mimika,” kata Ketua II DPRD Mimika ini.

Menurut dia, sebagai partai besar di negara ini, peran besar partai untuk bangsa ini terus-menerus dilakukan.

“Kami di daerah ini, perintah-perintah partai yang setiap harinya terus disampaikan dari pusat, kami turut ambil bagian di dalamnya. Walaupun mungkin masyarakat tidak melihat langsung, tapi kami di belakang layar tetap memberikan dorongan-dorongan konstruktif dan mengawasi pembangunan di Kabupaten Mimika. Dan untuk hal ini, kami selalu memberikan laporan secara berkala tentang hal-hal yang kami lakukan di daerah kepada DPP PDI-P,” tuturnya.

Di samping itu, mewakili suara partai (PDI-P), dia berharap pemerintah daerah Mimika untuk ke depannya agar dapat lebih memfokuskan berbagai program kerjanya pada kesejahteraan masyarakat.

“Terus terang saja selama 2 tahun berjalan sampai hari ini, kita hanya melihat bahwa fokus pemerintah daerah masih pada pembangunan-pembangunan infrastruktur serta pada persiapan PON XX dan Pesparawi. Sehingga kita berharap setelah kegiatan PON XX dan Pesparawi ini, pemerintah daerah tolong lebih memfokuskan program-program kerjanya kepada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar