Gempa 4,5 Skala Richter Akibat Adanya Pergeseran Lempeng di Arah Timur Timika

Bagikan Bagikan
Prakirawan BMKG Timika, Sony Hartono (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Gempa berkekuatan 4,5 skala richter yang terjadi pada dini hari pukul 01.19 WIT di Timika, Sabtu (28/8/2021), ternyata diakibatkan adanya pergeseran di kedalaman 21 km, titik kordinat 4,65 lintang selatan, 137,02 bujur timur di arah Timur Timika.

Prakirawan BMKG Timika, Sony Hartono menjelaskan bahwa gempa berdurasi 1 detik ini dengan skala yang dirasakan adalah skala 3. Dimana, yang dirasakan hanya berupa getaran di dalam rumah.

“Lokasinya ke arah-arah bagian Timur tailing Timika. Itu terjadi dengan magnetudo 4,5 di kedalaman 21 km di bawah permukaan laut dan tidak akan ada susulannya,” jelasnya, Sabtu (28/8/2021).

Menurut Sony, di lokasi yang sama telah terjadi pergesekan berulang-ulang, namun tergolong tidak berbahaya lantaran hanya berskala di bawah 5 magnetudo.

“Secara ilmiah itu diakibatkan adanya patahan, sehingga adanya pergerakan bumi,” tuturnya.

Dari jalur tektonik, di Timika bukan sebagai jalur tektonik utama, tetapi yang menjadi jalur utama itu adanya di Nabire, Biak, Sorong, Jayapura dan daerah Utara lainnya, karena sebagai daerah patahan.

Selanjutnya ia juga menjelaskan bahwa cuaca hingga akhir Agustus akan tetap sama dengan diawal. Dalam hal ini, ketika di awal Agustus curah hujan ringan, tapi di akhir bulan akan semakin tinggi dan lebat serta akan diselingi cuaca panas.

“Kita tahu bersama bahwa Timika ini setiap bulannya hujan, tapi curahnya yang lebih tinggi itu selalu terjadi di bulan Juni, Juli dan Agustus, tetapi diselingi cuaca panas,” jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar