Kadisnakeswan Mimika Resmikan Kandang Babi yang Dibangun Pemkam Mandiri Jaya

Bagikan Bagikan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino saat melihat kondisi kadang babi di Kampung Mandiri Jaya yang dibangun Pemkam menggunakan dana desa (Foto:SAPA/Yosefin)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino meresmikan kandang babi yang dibangun Pemerintah Kampung (Pemkam) Mandiri Jaya menggunakan dana desa (DD) yang ditandai dengan pengguntingan pita, Selasa (10/8/2021).

Usai meresmikan kandang tersebut Yosefin melihat kondisi kandang yang berukuran 20 x 6 meter persegi milik Yopi Kogoya itu.

Yosefin Sampelino dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kepala Kampung Mandiri Jaya yang sangat memperhatikan warganya.

"Masyarakat Kampung Mandiri Jaya harus bangga karena memiliki pak Mirip (Kepala Kampung Mandiri Jaya, Red) yang betul-betul memperhatikan rakyatnya," ujarnya.

Ia mengatakan, semua kebutuhan masyarakat mulai dari pembangunan kampung, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan perekonomian, pendidikan kesehatan dan pelestarian alam sangat diperhatikannya dan disediakan untuk warganya.

"Apa yang masih kurang lagi, beliau (Kepala Kampung, Red) sudah sediakan untuk masyarakat," tuturnya.

Dia menambahkan, ke depan pihaknya akan bekerjasama dengan Kampung Mandiri Jaya.

Untuk saat ini, lanjut dia, pihaknya belum bisa bekerjasama dengan Kampung Mandiri Jaya lantaran tidak ada anggaran yang bisa dikelola, karena pemerintah tengah fokus untuk penanganan Covid-19, persiapan Pesparawi XIII dan PON XX tahun 2021.

“Tapi saya percaya semua kegiatan yang dilakukan di Kampung Mandiri Jaya akan tetap berjalan walaupun kurangnya pendampingan dari dinas. Salah satu contoh ternak ayam program dari Disnakeswan sejak 2 atau 3 tahun lalu hingga saat ini masih tetap berjalan dan ternak ayamnya terus berkembang. Kami tetap mendukung, karena apa yang kami turunkan tetap berhasil terutama ayam dan babi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Mandiri Jaya, Elias Mirip mengatakan, peresmian kandang babi merupakan program Kampung Mandiri Jaya dalam rangka meningkatkan perekonomian warga.

Anggota DPRD Mimika Periode 2014-2019 itu menjelaskan, anggaran DD sebenarnya dialokasikan untuk penanganan covid-19, namun untuk Kampung Mandiri Jaya bukan kampung yang terdampak Covid-19 atau zona hijau, sehingga anggaran tersebut disisihkan sebagian untuk membangun hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Sebenarnya DD itu untuk Penanganan Covid tapi kami pakai sedikit untuk membangun kandang. Kalau kami gunakan untuk Covid itu tidak ada bekas tapi kami gunakan ini supaya bisa membantu masyarakat," jelas Elias.

Ia juga berharap, setelah pembangunan kandang ternak, ada kerjasama yang dibangun dengan pemerintah guna meningkatkan perekonomian demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Semua kegiatan yang kami bangun itu kami mau ada kerjasama," harapnya.

Di samping itu, Koordinator Pendamping Profesional DD, Stefanus Subay mengatakan, ini merupakan langkah awal yang dilakukan pemerintahan kampung guna meningkatkan perekonomian masyarakat ke depannya.

Untuk itu, ia berharap, lahan milik warga yang ada bisa dipergunakan untuk membangun kandang sehingga peternakan di Kampung Mandiri Jaya semakin berkembang.

"Kandang yang  diresmikan oleh Ibu Kadis ini diharapkan ke depan makin hari makin bertambah lagi dan ada kerjasama. Kalau tidak, nanti tidak akan terurus," harapnya.

Kadistrik Wania, Richard Wakum mengatakan, pembangunan kandang ternak dan pengembangan usaha ternak merupakan hal yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten.

"Jadi apa yang disampaikan oleh kepala kampung dan pendamping itu menjadi perhatian kami untuk memberikan perhatian khusus bagi masyarakat," kata Richard.

Diketahui kandang babi itu terdiri dari 16 petak dimana setiap petak bisa menampung dua sampai 3 ekor babi. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar