Kewalahan Padamkan Kebakaran, Bappeda Diminta Tidak Potong Anggaran BPBD Mimika

Bagikan Bagikan
Petugas Damkar berupaya memadam kebakaran ruko di jalan Yos Sudarso Timika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika mengaku kekurangan peralatan khusus pemadaman kebakaran di bidang Damkar.

Kekurangan peralatan tersebut tentunya menghambat proses percepatan penanggulangan kebakaran. Contohnya upaya pemadaman kebakaran ruko di jalan Yos Sudarso Timika, Rabu (25/8/2021).

“Ini merupakan kebakaran yang paling luar biasa besar terjadi di Timika. Kami sangat kewalahan dengan kurangnya kelengkapan seperti selang dan yang lainnya,” ungkap Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Mimika, Yohanis Kum saat hadir di lokasi kebakaran di jalan Yos Sudarso.

Karena itu, Pemkab Mimika melalui Bappeda diminta agar tidak menolak dan memotong anggaran yang diusulkan BPBD. BPBD merupakan salah satu badan yang harusnya didukung pemerintah dalam menanggulangi bencana kebakaran.

Menurut dia, usulan anggaran tentunya diperhitungkan dengan apa yang akan dilakukan, khususnya dalam penanganan bencana termasuk kebakaran. Jumlah armada dan personel itu harusnya didukung dengan peralatan, sehingga bisa memaksimalkan pemadaman kebakaran.

“Sekarang ini kami pakai peralatan seadanya, karena yang terpenting bisa membantu masyarakat. Jangan lagi dikurangi kalau BPBD usulkan anggaran,” katanya.

Adapun 9 petakan yang terbakar yaitu toko Sejahtera, Rissa Salon, RM Doa Bundo, Optik Pante Raja, Ummu Babby and Kids, Surya  Kencana, Lancar Sejati, Toko Jam serta sebuah petakan kosong. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar