Pemalangan Jalan di Kampung Kaugapu Mimika Telah Dibuka

Bagikan Bagikan
Suasana pembongkaran palang jalan (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Pemalangan akses jalan Timika ke Poumako tepatnya di Kampung Kaugapu akhirnya dibuka setelah tiga hari dipalang oleh keluarga Simon Felix Kapirapu (18).

Pemalangan dibuka setelah adanya mediasi oleh Pemerintah Ditrik Mimika Timur (Miktim) yang didampingi Kapolsek Miktim, Danramil Mapurjaya, Anggota Perintis Polres Mimika serta Kanit Polisi Perairan dan Kelautan bersama tokoh masyarakat dan keluarga korban.

“Jenazah Simon sudah dimakamkan jam 10.00 WIT. Usai pemakaman kita langsung mediasi dan palang sudah dibuka sekitar pukul 13.30 WIT. Pemalangan itu hampir empat hari, tapi puji Tuhan sudah dibuka karena jalan itu merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh seluruh masyarakat,” ungkap Kepala Distrik Miktim, Yulianus Pinimet via telepon, Senin (23/8/2021).

Saat mediasi, keluarga korban meminta agar IM selaku pengemudi mobil zusuki APV untuk dihadirkan di Polsek Miktim agar bisa dilihat keluarga korban. Sebab, keluarga korban menuding bahwa Simon meninggal dunia lantaran dikejar IM. Namun, saat mediasi diberikan pemahaman, akhirnya keluarga mau membuka palang jalan.

“Mereka tuntut supaya sopir mobil itu dihadirkan di Polsek Miktim. Kita kasih pemahaman dan akhirnya pihak keluarga mau membuka palang jalan dengan catatan proses hukum harus tetap berjalan,” katanya.

Mediasi lanjutan menurut dia akan dilakukan tanggal 24 Agustus 2021 di Polres Mile 32. Diharapkan bisa menghadirkan pengemudi yang diduga sebagai pelaku oleh pihak keluarga korban agar bisa menyampaikan keterangan masing-masing.

“Antara saksi dan pengemudi itu baiknya dihadirkan supaya  bisa sampaikan keterangan masing-masing supaya persoalan ini cepat diselesaikan,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar