Pemkab Mimika Alokasikan Rp 8,3 Miliar Untuk Jaminan Kesehatan 24,622 OAP di Mimika

Bagikan Bagikan
Sekda Mimika, Michael Gomar (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,3 miliar untuk membayar iuran jaminan kesehatan 24 ribu orang asli Papua (OAP) di Mimika melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Hal ini disampaikan Sekda Mimika, Michael Gomar saat ditemui awak media di Kantor Bappeda Mimika, Jalan Cenderawasih, SP3, Timika, Papua, Jumat sore (21/8/2021).

Ia mengatakan, penambahan peserta JKN dan KIS merupakan kebijakan dari pemerintah pusat, dimana tanggung jawab dari pemerintah daerah adalah mengalokasikan anggaran untuk membayar iuran jaminan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika sesuai arahan Bupati Mimika yang diprioritaskan bagi masyarakat asli Papua.

Melalui program JKN dan KIS ini Pemkab Mimika sudah mengalokasikan anggaran untuk penerima bantuan iuran (PBI) di APBD induk 2021 ini sebesar Rp 4.999.000.000 atau hampir Rp 5 miliar yang mengcover 7,476 peserta.

Sisanya 17,146 peserta akan dijaminkan kembali dari Pemkab Mimika melalui program BPJS Kesehatan.

Hanya saja terjadi penurunan akibat dari data yang kurang valid sehingga 17, 146 peserta dinonaktifkan, hanya saja pihak Pemkab berusaha berkoordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan, Disdukcapil dan Dinas Sosial untuk data terpadu.

Sehingga 17,146 peserta yang dinonaktifkan dapat diaktifkan kembali oleh BPJS Kesehatan.

“Total keseluruhan yang menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Mimika adalah untuk PBI dari APBD sebanyak 24.622 peserta, sehingga di APBD Perubahaan ini ada penambahan kurang lebih Rp 3,2 miliar untuk mengaktifkan kembali jumlah peserta BPJS Kesehatan sebanyak 17.146 peserta. Sehingga total APBD Rp 8,3 miliar dialokasikan untuk (iuran) JKN dan KIS yang sesuai arahan Bapak Bupati adalah untuk masyarakat asli Papua yang ada di Kabupaten Mimika,” ujarnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar