Polisi dan TNI Jaga Ketat Gedung DPRD Mimika

Bagikan Bagikan
Situasi penjagaan di depan gedung DPRD Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Ratusan personel gabungan Polres Mimika dan TNI menjaga ketat gedung DPRD Mimika guna mengantisipasi adanya aksi yang berdasarkan informasi akan  dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Timika.

Pantauan lapangan Salam Papua, Senin (16/8/2021) sekitar jam 07.40 WIT ratusan personel Polisi dan TNI ini mulai menjaga di gerbang masuk dan keluar serta di pelataran gedung wakil rakyat tersebut. Selain di gedung DPRD Mimika, penjagaan juga dilakukan di beberapa titik rawan perkumpulan kelompok warga seperti di bundaran Timika Indah, Jalan Perintis, jalan kesehatan dan gorong-gorong, bundaran SP2 dan Jayanti SP12.

Informasi yang beredar, bertepatan dengan tanggal 16 Agustus, anggota organisasi politik yang dibentuk tahun 1961 oleh para pejuang kemerdekaan Bangsa Papua Barat ini akan turun lapangan sekaligus menyerukan pembebasan terhadap Victor Yeimo yang diamankan beberapa waktu lalu di Jayapura. 

Kabag Ops Polres Mimika, AKO Roberth Hitipeuw mengatakan bahwa berdasarkan rencana tersebut, tentunya harus dijaga. Dalam hal ini TNI dan Polri akan bersama-sama patroli ke titik rawan tersebut hingga penjagaan di gedung DPRD. Jika ditemukan adanya perkumpulan yang mengarah ke tujuan aksi, maka akan langsung dibubarkan agar tidak terjadi perkumpulan massa yang banyak.

“Saat ini sementara pandemi Covid-19, sehingga sangat dilarang adanya kumpulan massa. Masyarakat harusnya mendukung upaya pemerintah. Pembubaran yang kita lakukan juga secara persuasif melalui imbauan dan pemahaman bagi masyarakat,” katanya.

Patroli pun akan dilakukan hingga malam hari guna memastikan apakah masyarakat telah mengikuti imbauan atau tidak.

Menurut dia, jauh lebih baik bagi masyarakat untuk membuat sesuatu yang bernilai positif agar mendapatkan hasil yang baik. Aksi-aksi yang semata-mata untuk kepentingan diri sendiri maupun golongan tidak perlu dilakukan, karena akan menimbulkan permasalahan yang dampaknya pun dirasakan masyarakat itu sendiri.

“Mari kita jaga kota ini secara bersama supaya kota kita aman dan damai,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar