Satu Keluarga di Poumako Nyaris Jadi Korban Pembantaian, Empat Pelaku Diamankan Polisi

Bagikan Bagikan
2 korban saat mendapat pertolongan medis (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Sadis... Satu keluarga di Kampung Poumako Mimika nyaris jadi korban pembantaian oleh tujuh orang pelaku.

Pembantaian dilakukan secara membabi-buta saat para korban sementara santai di dalam rumahnya, sehingga dua anggota keluarga yakni Ferderika Nawatipia (48) dan Aneta Kamisopa (19) mengalami luka akibat tikaman pisau dan besi, sehingga harus dilarikan ke RSUD.

Frederika mengalami luka tusuk pada bagian tulang belakang (punggung atas kiri) sebanyak tiga kali dan luka tusuk pada bagian belakang kepala sebanyak satu kali. Sedangkan Aneta mengalami luka tusuk pada punggung dan dua korban lainnya yaitu Yakinias Kamisopa dan Markus Kamisopa mengalami luka ringan lantaran mencoba melakukan perlawanan.

Para pelaku sempat mengamankan diri di SP4 dan dijemput aparat Polsek Mimika Timur yang kemudian dilimpahkan ke Polres Mimika, sehingga empat orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di rutan Polres Mimika di mile 32.

“Korban sebetulnya ada empat orang, tapi ada dua yaitu Frederika dan Anet yang mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD. Penganiayaan dilakukan dengan pisau dapur dan besi. Untuk motifnya masih kita dalami,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, Senin (2/8/2021).

Peristiwa sadis ini terjadi tanggal 1 Agustus 2021 sekitar jam 11.00 WIT, dimana empat korban bersama anggota keluarganya yang lain sedang bersantai di dalam rumah dengan posisi pintu tertutup. Kemudian para pelaku yang diperkirakan sebanyak tujuh orang langsung mendobrak pintu sambil memegang pisau dan merusak kamar selanjutnya menikam korban atas nama Frederika Nawatipia dan Aneta Kamisopa.

Pukul 11.30 WIT, korban bersama keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mimika Timur, selanjutnya anggota jaga Polsek Mimika Timur mengantar korban ke RSUD Mimika.

Insiden ini pun mengundang emosi keluarga korban dan akhirnya melakukan pemalangan jalan dengan menggunakan batang pohon dan ranting di depan rumah pelaku.

Mengetahui adanya aksi pemalangan, sekitar pukul 14.00 WIT di hari kejadian, Kanit Reskrim Polsek Mimika Timur dan Patroli Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako tiba di lokasi pemalangan dan bernegosiasi dengan pihak keluarga agar palang dibuka karena pemalangan ini mengganggu aktivitas umum, tetapi dari pihak keluarga bersikeras tidak mau membuka palang.

Adapun permintaan dari pihak keluarga dengan catatan palang akan dibuka bila para pelaku sudah diamankan di Polsek Mimika Timur atau Polres Mimika.

“Palang sudah dibuka setelah keluarga korban mengetahui para pelaku telah diamankan polisi,” kata AKP Hermanto. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar