Tekan Jumlah Stunting, DP3AP2KB Mimika Salurkan Bantuan Vitamin dan Makanan Tambahan

Bagikan Bagikan
Asisten 1 Setda Mimika Yulius Sasarari saat memberikan bantuan vitamin dan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Mendukung penurunan stunting dan pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) di Distrik Wania, Dinas Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana (P3AP2KB) Kabupaten Mimika bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Wania memberikan bantuan vitamin dan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita.

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja Kampung Nawaripi, Selasa (31/8/2021).

Kepala P3AP2KB Kabupaten Mimika, Maria Rettob mengatakan, pemberian vitamin dan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita tersebut untuk memberikan penguatan kesehatan kepada ibu hamil dan balita dengan harapan bisa menekan angka stunting.

"Kita ketahui kampung Nawaripi dan Mawokau Jaya Distrik Wania merupakan salah satu lokus penanganan stunting, karena stunting di sini cukup tinggi. Untuk itu kita bekerjasama dengan  Puskesmas Wania memberikan vitamin dan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita," ungkap Maria.

Selain kampung Nawaripi dan Kampung Mawokau Jaya, pemberian vitamin dan makanan tambahan juga akan dilakukan di kampung Aindua dan Manasari, yang mana dua mana kampung ini juga menjadi lokus penanganan stunting di Kabupaten Mimika.

"Untuk wilayah pesisir kita juga akan sambangi tapi kami masih lihat situasi dan kondisi. Bantuan ini sendiri bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2021," ujar Maria.

Selain bantuan vitamin dan makanan tambahan, DP3AP2KB Kabupaten Mimika juga memberikan buku mainan edukasi kepada Paud di Kampung Nawaripi.

Pada kesempatan itu, Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun menyebutkan jumlah stunting di Kampung Nawaripi saat ini sebanyak 40 kasus.

"Jumlah ini menurun dibandingkan tahun 2020 lalu, yang tercatat ada 86 kasus stunting. Ini merupakan kerja keras dari Puskesmas Wania serta aparat kampung, dan stunting ini akan tetap menjadi fokus kami," ungkap Norbertus.

Asisten I Setda Mimika, Yulius Sasarari menjelaskan undang-undang dasar 45 telah mengamanatkan negara untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan hari ini DP3AP2KB perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika telah mengambil langkah itu untuk memberikan perlindungan kepada ibu hamil dan balita dalam rangka meminimalisir stunting di Kabupaten Mimika.

Ia berharap DP3AP2KB Kabupaten Mimika terus bekerjasama dengan OPD teknsi lainnya serta stakeholder di Kabupaten Mimika dalam menurunkan stunting di Mimika dan meningkatkan SDM yang berkualitas. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar