Tempat Usaha di Mimika Buka Lewat dari Jam 8 Malam Akan Ditutup Lima Hari

Bagikan Bagikan
Apel gabungan jelang patroli penerapan PPKM di Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III covid-19 di Timika kembali diperketat.

Berdasarkan keputusan Bupati nomor 235 tahun 2021 tentang PPKM di Mimika yang berlaku mulai tanggal 18 Agustus 2021, menetapkan bahwa aktivitas masyarakat di luar rumah dapat berlangsung mulai jam 06.00 WIT hingga jam 20.00 WIT (8 malam).

Dengan demikian, jika khususnya pelaku usaha yang masih beraktivitas di atas ketentuan tersebut maka akan dikenakan sanksi pemberhentian izin usaha selama lima hari.

“Sore hari ini tim satgas TNI-Polri dan PolPP akan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha. Intinya penekanan ulang bahwa Prokes itu salah satunya adalah disiplin menggunakan masker. Pokoknya semua tempat usaha sekota Timika akan kita datangi untuk memberikan pemahaman,” ungkap Dandim 1710/Mimika, Letkol INF. Cahya Yoga Prasetya di halaman Polres Mimika, Jumat (20/8/2021).

Sosialisasi ini juga untuk kesekian kalinya tim akan membagikan masker. Sebab, aktivitas para pelaku usaha ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selanjutnya, guna pencegahan jangka panjang harus melakukan vaksin dan yang lainnya. Dengan dilaksanakan sosialisasi ini, diharapkan seluruh masyarakat Mimika mau melaksanakan atau menyukseskan PON dengan baik.

“Prinsipnya kalau mau menjaga diri saya, maka saya juga harus mau menjaga orang lain. Kita saling menjaga, karena virus ini tidak terlihat, sehingga pencegahannya kita harus menggunakan masker,” kata Dandim.

Dari sosialisasi ini ke depannya akan dilanjutkan dengan peringatan dan tindakan. Dimana, berdasarkan aturannya, jika ada pelaku usaha yang terdokumentasi melanggar ketentuan tersebut maka akan diberi sanksi yaitu ditutup selama lima hari.

“Sanksi itu akan diberikan Pemkab Mimika. Mungkin untuk pelaku usaha berkaitan dengan Diaperindag,” ujarnya.

Demikian juga disampaikan Kapolres Mimika, AKBP I Gusti G Era Adhinata. Menurut dia, dalam aturan Bupati jelas bahwa apabila tidak sesuai atau melanggar Prokes, akan ditindak tegas oleh PolPP.

“Sore ini untuk sosialisasi jumlah personel sebanyak 200 dibagi dalam lima tim,” tuturnya.

Pantauan Salam Papua, apel gabungan TNI-Polri dan PolPP dipimpin Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw. Tim dibagi lima dan dibagi ke semua titik guna melakukan sosialisasi door to door.

“Tempat usaha seperti toko-toko, kios, rumah makan, restoran dan hotel serta yang lainnya itu harus diberitahu semua,” kata Robert kepada semua tim. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar