Tidak Ada Akses Masuk Air, Damkar Sulit Padamkan Api Ruko yang Terbakar di Jalan Yos Sudarso Mimika

Bagikan Bagikan

Kobaran api kebakaran ruko di jalan Yos Sudarso (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Tidak adanya ventilasi sebagai akses masuk air pada ruko yang terbakar di Jalan Yos Sudarso menyebabkan sulitnya pemadaman api yang dilakukan Damkar Mimika.

Pantauan Salam Papua, sekitar jam 10.07 WIT, Rabu (25/8/2021), kurang lebih 20 menit api hanya bersarang di dalam ruko dan asap hitam mengepul keluar dari celah-celah sudut atap setiap petakan. Ketika itu satu dari enam mobil pemadam milik Damkar Mimika mulai menyemprot air ke lantai dua  petakan rumah makan Doa Bundo dan petakan Ummu Baby serta Kids toko penjualan kelengkapan anak  yang menjadi sumber asap.

Didorong rasa iba, ribuan warga yang memadati jalan tersebut mulai beraksi membantu pemadam kebakaran dengan melempari batu ke kaca-kaca setiap petakan hingga roboh. Upaya ini memudahkan semprotan air masuk menerobos ruangan yang  gelap lantaran kepulan asap.

Meski demikian, kobaran api kian mengamuk secepat kilat melalap ke seluruh badan ruko. Ledakan dan percikan api yang diduga bersumber dari tabung gas kian memperbesar kobaran api hingga bangunan yang tergolong tua itu ludes terbakar dan sebagian tubuh bangunan roboh.

Kasubid Penanggulan Kebakaran, Damkar Mimika, Herman Murare mengaku bahwa timnya langsung menuju TKP setelah mendapatkan laporan jam 10.00 WIT. Namun, karena tidak adanya cela sebagai akses masuknya air ke bagian dalam ruko serta padatnya warga di TKP sangat memperlambat proses pemadaman. Selain itu, lantaran api bersarang di bagian dalam ruko menyebabkan petugas sulit masuk mengingat material bangunan berat di bagian dalam pun roboh.

“Kita alami kesulitan mulai masuk ke jalan karena warga sudah padat hingga memakan badan jalan. Ruko ini juga tidak ada cela untuk memasukkan air. Petugas juga takut masuk ke dalam karena bagian dalam itu sudah runtuh semuanya,” kata Herman saat di TKP, Rabu (25/8/2021).

Upaya pemadaman dilakukan dengan 6 armada Damkar dibantu satu unit mobil water Canon milik Polres Mimika. Dari Damkar ada dua armada dengan kapsitas 8000 liter, dua armada 5000 liter, satu armada 1000 liter dan satu armada 3000 liter.

“Stok air di Damkar sangat mencukupi. Hanya saja kondisi dipadati masyarakat dan celah masuk air saja yang sulit,” ujarnya.

Pantauan Salam Papua, hingga pukul 14.13 WIT asap dan api masih bersarang dalam reruntuhan bangunan ruko yang terbakar. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar