Agar Lebih Maksimal Memberdayakan Perempuan dan Anak di Mimika, P2TP2A Harus Jadi UPTD (Lensa)

Bagikan Bagikan
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM saat menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) harus menjadi Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) atau bisa menjadi kantor sendiri agar lebih maksimal dalam pemberdayaan perempuan dan anak.

Apalagi pemberdayaan perempuan dan anak ini merupakan  program prioritas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Mimika.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM dalam sambutannya saat kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang melibatkan para pihak lingkup daerah kabupaten/kota, yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) di salah satu hotel di Bilangan Yos Sudarso Mimika, Kamis (9/9/2021).

Saat ini P2TP2A ini berada di bawah Dinas PPPAPPKB dan menjadi unit kecil padahal menurut Wabup John sebenarnya tidak boleh seperti itu, karena tanggung jawan P2TP2A sangat besar sehingga perlu memilki operasional sendiri.

“Karena pemberdayaan perempuan dan anak ini menjadi perhatian dari pemerintah pusat sampai di daerah, baru kita di Mimika hanya duduk manis saja tidak pernah pikir apa-apa,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pemberdayaan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan kekerasan terhadap anak menjadi tanggung jawab penting pemerintah karena anak merupakan masa depan bangsa.

“Coba bayangkan kalau anak sudah dikerasi dari kecil mereka akan tumbuh jadi besar dan melakukan tindakan-tindakan kriminal. Bagaimana dengan masa depan bangsa ini?” kata Wabup John. 

Ia mengaku dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, persoalan pemberdayaan perempuan dan pencegahan kekerasan terhadap anak menjadi salah satu prioritas dalam RPJMD Kabupaten Mimika.

Dan memasuki tahun ketiga Pemerintahan Eltinus Omaleng dan John Rettob (Omtob) ini persoalan seperti itu harus diselesaikan dengan bijak. 

“Hari ini pemerintahan Omtob masuk pada tahun yang ketiga hari ketiga, dan untuk pemberdayaan perempuan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini menjadi prioritas dalam dalam RPJMD Kabupaten Mimika. Dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, ini utama. Untuk itu makanya saya hadir dalam sosialisasi ini agar kita bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan ini dengan bijak,” ujar.

Ia menambahkan, semua pihak terkait harus menyatukan hati, menyatukan pikiran bersama Pemkab Mimika untuk membantu masyarakat Mimika agar terbebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kita bersama-sama mencari solusi agar masyarakat Mimika terbebas dari kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ke depan kita akan adakan rapat bersama instansi-instansi terkait untuk membahas hal ini,” tuturnya.

Sementara itu Koordinator P2TP2A Mimika, Andarias Nauw mengatakan, pengusulan P2TP2A sudah sampai ke Pemerintah Provinsi, semua persyaratan sudah dipenuhi dan pembentukan UPTD nanti melalui Peraturan Bupati bukan Peraturan Daerah.

“Jadi rencana semua sudah siap hanya tinggal kita dorong,” kata Andarias.

Kegiatan yang diikuti  perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sejumlah staf P2TP2A Kabupaten Mimika dan tamu undangan lainnya ini menghadirkan narasumber dari pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, Pengadilan Negeri Timika dan pihak Polres Mimika serta Koordinator P2TP2A Kabupaten Mimika.

Turut hadir pada kegiatan itu Asisten 1 Setda Mimika, Yulianus Sasarari. (YOSEFINA)

Berikut foto-foto kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang melibatkan para pihak lingkup daerah kabupaten/kota: (Foto:SAPA/Yosefina)

Sekretaris Dinas PPPAPPKB Kab. Mimika, Agustina Rahaded, menyampaikan laporan panitia

Wakil Bupati Mimika, John Rettob (tengah), Kepala Dinas PPPAPPKB, Maria Rettob (kiri) dan pemateri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua

Peserta yang hadir mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang melibatkan para pihak lingkup daerah kabupaten/kota

Pemukulan tifa yang menandai pembukaan kegiatan

Wakil Bupati Mimika, John Rettob (keempat dari kanan) foto bersama Asisten 1 Setda Mimika, Yulianus Sasarari (ketiga dari kanan), Kepala Dinas PPPAPPKB, Maria Rettob (tengah), pemateri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (kedua dari kanan) dan sejumlah peserta kegiatan sambil memperagakan simbol stop kekerasan pada perempuan dan anak

Wakil Bupati Mimika, John Rettob (keenam dari kanan) foto bersama sejumlah peserta kegiatan

Foto bersama Wakil Bupati Mimika, John Rettob dan pemateri, peserta dan tamu undangan yang hadir


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar