Anggota DPR RI Sebut PT. Freeport Indonesia Patut Diancungi Jempol

Bagikan Bagikan
 Drs. H. Samsu Niang, M.Pd (kiri) dan Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag.,SH.,MH (kanan) (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) – PT. Freeport Indonesia (PTFI) diharapkan tidak hanya mengeksploitasi kekayaan alam Mimika tetapi juga mengembalikan hasilnya kepada masyarakat untuk dirasakan manfaatnya.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag.,SH.,MH saat ditemui wartawan di sela-sela kunjungannya di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Rabu (15/9/2021).

Ia mengatakan, ingin melihat masyarakat Mimika bisa jauh lebih mandiri, ke depan semakin maju dan bersinergi dengan PTFI.

“Jangan sampai kemudian hanya dieksploitasi, hanya diambil kekayaan alamnya tapi kembalinya kepada masyarakat Mimika sendiri nggak ada. Kita ingin memastikan itu,” kata Endang.

Ia mengungkapkan setelah mendengarkan pemaparan dari pihak Manajemen PTFI, pihaknya belum bisa melihat lebih jauh, karena pemaparannya baru sekilas dan akan dijadikan bahan kajian di komisi.

“Apakah ini sudah pas? Kita belum lihat lebih jauh. Ada beberapa hal yang nanti perlu untuk kita kaji lebih dalam lagi sehingga masyarakat Timika lebih merasakan atau mendapatkan nilai manfaatnya,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Rombongan Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Samsu Niang, M.Pd saat ditemui pada tempat dan kesempatan yang sama mengatakan, Freeport sudah mengambil keuntungan besar dari Papua, mestinya harus mengembalikan sebagian keuntungan itu untuk membangun lembaga-lembaga pendidikan yang selevel dengan SATP di Timika.

“Supaya kita jangan ketinggalan. Pendidikan seperti ini jangan hanya satu terpusat di Mimika tetapi juga di Papua bagian lain harus ada yang seperti ini, jangan cuma di sini doang,” katanya.

Ia pun mengapresiasi SATP yang menurutnya sudah menjadi sekolah bertaraf internasional.

Dia juga berharap SATP bisa mengkader bibit-bibit pemimpin bangsa.

“SATP ini membuktikan bahwa di sini akan dikader anak-anak Papua menjadi pemimpin bangsa. Stigma yang mengatakan Papua jauh ketinggalan dari daerah lain kelihatannya tidak, karena pendidikannya di sini sudah bertaraf internasional,” ujarnya.

Anggota Fraksi PDIP DPR RI ini menyebutkan Freeport patut diancungi jempol karena sudah membangun Mimika Sport Center yang megah, Rumah Sakit Mitra Masyarakat, SATP dan lainnya.

“Kita harapkan Freeport terus mengembangkan daerah ini,” kata dia.

Menurutnya, agar tanggung jawab Freeport lebih mengarah kepada masyarakat perlu didorong Peraturan Daerah untuk mengkonkretkan arah dari investasi sosial Freeport.

“Supaya pembagiannya jelas, regulasinya jelas, daerah dapat berapa, provinsi berapa, pusat berapa,” pungkasnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar