pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Aparat Keamanan dan Warga di Kiwirok Evakuasi Nakes, Seorang Meninggal

Bagikan Bagikan

Tenaga kesehatan yang mengamankan diri ke Pos Yonif 403/WP di Kiwirok. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Aparat keamanan TNI-Polri, Rabu malam (15/9) mengevakuasi tenaga kesehatan yang terjatuh ke jurang saat menyelamatkan diri dari KKB yang meneror Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Evakuasi baru dilakukan terhadap Kristina Sampe yang ditemukan masih hidup dengan luka di sekujur tubuhnya termasuk luka tusuk, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito kepada Antara, Kamis pagi. 

Diakui, dari laporan yang diterimanya nakes atas nama Gabriel Meilan ditemukan sudah meninggal dan jenazahnya akan dievakuasi dari jurang Kamis (16/9) . 

Saat ini korban Kristina Sampe sudah berada bersama rekan-rekannya yang mengamankan diri di Pos Yonif 403/WP. 

Dari laporan ada empat orang nakes yang terluka baik luka panah maupun ringan karena dianiaya dan mereka nampak masih trauma, ungkap AKBP Cahyo. 

KKB pimpinan Lamek Taplo selain melakukan kontak tembak dengan aparat keamanan Senin (13/9) juga menyerang warga sipil termasuk tenaga kesehatan yang saat insiden sedang melayani masyarakat. 

KKB juga dilaporkan membakar sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas, gedung SD dan kantor kas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua serta rumah warga. 

Nasib Nakes Gilbert Sokoy Belum Diketahui

Kapolres Pegunungan Bintang, Papua AKBP Cahyo Sukarnito mengakui, nasib tenaga kesehatan Gilbert Sokoy yang bertugas di Puskesmas Kiwirok belum diketahui. 

Hingga saat ini aparat keamanan bersama warga masih melakukan pencarian terhadap Gilbert Sokoy yang sehari-hari bertugas sebagai mantri di Puskesmas Kiwirok. 

Belum ada jejak atau tanda-tanda tentang keberadaan yang bersangkutan, aku Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo kepada Antara, Kamis. 

Namun semuanya sudah ditemukan kecuali Gilbert Sokoy, kata Cahyo seraya menambahkan, saat ini seluruh nakes yang bertugas di Kiwirok sudah berada di pos Yonif 403/WP. 

Bila cuaca mendukung mereka dievakuasi menggunakan helikpopter Caracal milik TNI-AU ke Jayapura, tambah AKBP Cahyo Sukarnito yang dihubungi dari Jayapura. (Antara) 

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar